Akurat Logo

Modal Asing Rp3,05 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan

Yosi Winosa | 31 Oktober 2026, 08:34 WIB
Modal Asing Rp3,05 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan
Ilustrasi modal asing keluar (capital outflow) dari pasar saham RI

AKURAT.CO Modal asing Rp3,056 triliun tercatat keluar (capital outflow) dari pasar saham RI selama sepekan (26-30 Oktober 2026), berdasarkan data BEI.

Hampir setiap hari asing atau nonresiden melakukan aksi jual atau net sell di sepanjang pekan kali ini, kecuali pada hari Rabu.

Pada Senin (26/10/2026), asing melakukan net sell Rp1,85 triliun. Di Selasa (27/10/2026), nonresiden lakukan net sell Rp651,26 miliar.

Baca Juga: Modal Asing Rp6,67 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan

Lalu pada Rabu (28/10/2026), asing melakukan net buy Rp665,22 miliar. Pada Kamis (29/10/2026) asing melakukan net sell Rp1,07 triliun dan di Jumat (30/10/2026) asing melakukan net sell Rp138,71 miliar.

Secara year to date, dana asing tercatat masih capital outflow Rp97,92 triliun per Jumat (30/10/2026), memburuk dari posisi sebelumnya sebesar Rp94,86 triliun per Jumat (23/10/2026).

Selama sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami terkoreksi sebesar 7,03% dan ditutup pada level 5.057,050, dibandingkan posisi 5.439,258 pada penutupan pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian turun 29,49% menjadi Rp14,339 triliun, dari Rp20,34 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 20,99% menjadi 1,54 juta kali transaksi, dibandingkan 1,95 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 18,85% menjadi 32,428 miliar lembar saham, dari 39,959 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI susut sebesar 7,52% menjadi Rp8.862 triliun, dibandingkan Rp9.583 triliun pada pekan sebelumnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.