Akurat Logo

Menlu Rusia dan AS Sempatkan Diri Bertemu di Sela Pertemuan Menlu G20, Lavrov: Cukup Baik Meski Singkat

Fitra Iskandar | 31 Oktober 2026, 08:48 WIB
Menlu Rusia dan AS Sempatkan Diri Bertemu di Sela Pertemuan Menlu G20, Lavrov: Cukup Baik Meski Singkat
Menlu Rusia Sergey Lavrov

AKURAT.CO Rusia dan Amerika Serikat (AS) berusaha merajut diplomasi di tengah hubungan kedua negara yang panas dingin. Pertemuan antara dua petinggi Rusia dan AS pun dilakukan di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta, Jumat (30/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa ia telah melakukan "percakapan yang cukup baik, meski singkat," dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Dalam sebuah konferensi pers, Lavrov menyampaikan bahwa mereka membahas hubungan serta kerja sama dalam forum-forum multilateral, termasuk PBB, G20, dan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

Ia menyatakan bahwa kesediaan AS untuk terus menjalin dialog dengan Rusia di berbagai tingkatan merupakan langkah yang disambut baik. Menurutnya, Moskow dan Washington sebaiknya mengupayakan proyek-proyek yang saling menguntungkan di bidang-bidang di mana kepentingan kedua negara selaras, serta menghindari eskalasi perbedaan pendapat menjadi sebuah konfrontasi.

Terkait hubungan ekonomi, Lavrov membela kesepakatan bahan bakar diesel antara Rusia dan AS. Ia menegaskan bahwa Moskow tidak menerapkan pembatasan apa pun dalam penjualan sumber daya energinya dan akan mendukung pengaturan yang saling menguntungkan.

Namun, ia mengakui bahwa kesepakatan tersebut menuai kritik di Kongres AS. Ia juga mengingatkan agar hal ini tidak ditafsirkan sebagai terobosan dalam hubungan bilateral, mengingat sanksi AS terhadap Rusia masih tetap berlaku.

Lavrov juga melontarkan kritik terhadap bantuan militer AS yang terus berlanjut untuk Ukraina, serta pertukaran intelijen dengan Kyiv.

"Oleh karena itu, kami tidak melihat adanya kemajuan nyata dalam praktiknya," ujarnya.

Lavrov menambahkan bahwa Moskow mendukung upaya kepemimpinan AS untuk mendepolitisasi diskusi di G20 dan kembali fokus pada agenda yang telah disepakati sejak awal, termasuk dampak geopolitik terhadap ekonomi, energi, ketahanan pangan, dan rantai pasok.

Ia memuji langkah AS yang mengizinkan isu-isu tersebut dibahas secara terbuka, seraya menyebut pendekatan itu sebagai langkah yang tepat—meskipun belum jelas sejauh mana diskusi tersebut akan tercermin dalam dokumen akhir.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan antara para pemimpin Rusia, AS, dan Tiongkok di sela-sela KTT APEC mendatang di Tiongkok, Lavrov mengatakan bahwa gagasan tersebut ditanggapi secara positif oleh ketiga negara. Ia menambahkan bahwa Tiongkok, selaku tuan rumah, tengah menangani pengaturan teknis terkait pertemuan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.