Akurat Logo

BTN Salurkan KPR Rp552 Triliun, Pangsa Pasar Subsidi Capai 69 Persen

Andi Syafriadi | 26 Oktober 2026, 16:06 WIB
BTN Salurkan KPR Rp552 Triliun, Pangsa Pasar Subsidi Capai 69 Persen
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu - Dok. BTN

AKURAT.CO PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mentransformasi bisnis untuk menjadi mitra keuangan keluarga Indonesia. Strategi ini dilakukan melalui pengembangan ekosistem perumahan, perluasan pembiayaan hunian, dan percepatan layanan digital.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran BTN dalam mendukung program perumahan nasional.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan kepemilikan rumah atau mortgage bank. Perseroan juga mengembangkan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah pada berbagai tahap kehidupan.

"Transformasi ini kita jalankan dengan tetap mempertahankan mandat BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional, sembari memperluas layanan ke berbagai produk dan kebutuhan finansial keluarga Indonesia," kata Nixon dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "TRANSFORMASI BTN, Membangun Sinergi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan" di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga: BTN Buka Kompetisi Inovasi Perumahan, Pendaftaran hingga 30 November

Selama 76 tahun melayani masyarakat, BTN konsisten memperluas akses kepemilikan rumah, termasuk bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.

Hingga September 2026, total KPR yang telah disalurkan BTN mencapai Rp552 triliun. Pangsa pasar BTN di sektor pembiayaan perumahan tercatat sebesar 39 persen pada Juni 2026. Sementara itu, pangsa pasar KPR subsidi mencapai 69 persen pada September 2026.

BTN juga mendukung penyaluran KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Untuk menjangkau pekerja sektor informal, perseroan menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi profesi.

Sepanjang Januari hingga September 2026, penyaluran program perumahan melalui kerja sama dengan kementerian dan lembaga mencapai 35.808 unit. Program tersebut menyasar sejumlah kelompok, antara lain guru, tenaga kesehatan, awak media, buruh, pegawai BKKBN, anggota Polri, bahkan masyarakat di Provinsi Maluku.

Baca Juga: BTN dan RSUP Ngoerah Kolaborasi Kembangkan Layanan Wellness dan Wisata Medis di Bali

"Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BTN untuk memperluas akses kepemilikan rumah secara inklusif, termasuk bagi kelompok masyarakat yang memiliki penghasilan tidak tetap," kata Nixon.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.