Akurat Logo

Modal Asing Rp2,946 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan

Yosi Winosa | 19 September 2026, 14:19 WIB
Modal Asing Rp2,946 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI dalam Sepekan
Ilustrasi modal asing keluar dari pasar saham RI

AKURAT.CO Modal asing Rp2,946 triliun tercatat keluar (capital outflow) dari pasar saham RI selama sepekan, berdasarkan data BEI.

Hampir setiap hari asing atau nonresiden melakukan aksi jual atau net sell di sepanjang pekan, kecuali di hari Kamis.

Pada Senin (14/9/2026), asing melakukan net sell Rp338,23 miliar. Di Selasa (15/9/2026), nonresiden lakukan net sell Rp349,28 miliar.

Baca Juga: Modal Asing Rp3,36 Triliun Kabur dari Pasar Saham RI Selama Sepekan

Lalu pada Rabu (16/9/2026), asing melakukan net sell Rp624,72 miliar. Pada Kamis (17/9/2026) asing melakukan net buy Rp160,2 miliar dan di Jumat (18/9/2026) asing melakukan net sell Rp1,79 triliun.

Secara year to date, dana asing tercatat masih capital outflow Rp74,36 triliun per Jumat (18/9/2026), memburuk dari posisi sebelumnya sebesar Rp71,41 triliun per Jumat (11/9/2026).

Dari sisi perdagangan, sejumlah indikator utama pasar saham BEI bergerak dinamis selama sepekan terakhir, pada periode 14-18 September 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,53% ke level 6.441,159 dari posisi 6.541,377 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI turun 1,58% menjadi Rp11.266 triliun dari Rp11.446 triliun pada pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian turun 6,95% menjadi Rp15,22 triliun dari Rp16,36 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 14,73% menjadi 1,89 juta kali transaksi dari 2,22 juta kali transaksi pada pekan lalu, sementara rata-rata volume transaksi harian BEI turun 20,71% menjadi 28,61 miliar lembar saham dari 36,09 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.