Sekolah Rakyat Surabaya Capai 45 Persen, Menteri PU Target Rampung 20 Juni 2026

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kota Surabaya, Jawa Timur, untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target penyelesaian pada 20 Juni 2026.
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 45% dengan kualitas pekerjaan yang dinilai baik. Pekerjaan konstruksi didukung oleh 571 tenaga kerja yang terus dioptimalkan guna mempercepat penyelesaian.
“Progres di Surabaya ini bagus, sekitar 45% dan kualitasnya juga baik. Secara umum, pekerjaan pembangunan SR yang dikerjakan Waskita Karya dan mitra berjalan dengan baik. Di Kabupaten Sampang juga hampir 40%. Memang ada di lokasi lain yang masih tertinggal, tapi secara keseluruhan masih dalam kondisi terkendali dan terus dikejar,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Sekolah Rakyat Selamatkan Julio dari Pergaulan Bebas, Kini Lebih Disiplin dan Penuh Kasih Sayang
Dody menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan pendidikan yang layak dan terintegras.
“Ini kan program prioritas Presiden untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Caranya ya dengan menyekolahkan putra-putri mereka di sekolah yang proper dan baik, diasramakan, diberikan baju dan makanan bergizi,” tambahnya.
Sekolah Rakyat Tahap II di Kota Surabaya berlokasi di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, dan dibangun di atas lahan seluas sekitar 6,6 hektare dengan status lahan hak pakai Pemerintah Kota Surabaya.
Proyek ini dilaksanakan oleh kontraktor Waskita Karya–CAG KSO melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur.
Fasilitas yang dibangun mencakup ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas hingga 1.000 siswa, serta dilengkapi asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, instalasi air bersih, hingga sarana olahraga seperti lapangan basket dan mini soccer.
Baca Juga: Perjuangan Penjual Cilok di Boyolali, Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru untuk Masa Depan Anak
Dody menekankan pentingnya menjaga komitmen penyelesaian pekerjaan agar percepatan pekerjaan konstruksi agar fasilitas dapat segera dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.
Lebih lanjut, Dody juga mengingatkan pentingnya penguatan koordinasi dan pengawasan di lapangan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dan tidak terjadi keterlambatan.
“Untuk yang masih tertinggal harus segera dikejar dengan langkah konkret di lapangan, termasuk penambahan tenaga kerja dan penguatan pengawasan,” tutur Dody.
Kementerian PU berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah agar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







