Akurat Logo

Cara Merawat Laptop agar Awet dan Tidak Cepat Rusak

Redaksi Akurat | 28 Oktober 2026, 16:50 WIB
Cara Merawat Laptop agar Awet dan Tidak Cepat Rusak
Laptop

AKURAT.CO Laptop menjadi perangkat penting untuk berbagai aktivitas, mulai dari mengerjakan tugas kuliah, bekerja, hingga mengedit foto dan video. Karena sering digunakan setiap hari, laptop perlu dirawat agar tetap berfungsi dengan baik dan tidak cepat rusak.

Sayangnya, masih banyak pengguna yang mengabaikan perawatan sederhana. Misalnya, menggunakan laptop di atas kasur, membiarkan debu menumpuk, atau menjalankan terlalu banyak aplikasi sekaligus.

Padahal, kebiasaan tersebut bisa memengaruhi performa dan kondisi perangkat dalam jangka panjang. Lantas, bagaimana cara merawat laptop agar awet?

Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga laptop tetap optimal tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

Baca Juga: Laptop untuk Mahasiswa, Spesifikasi Seperti Apa yang Sebenarnya Dibutuhkan?

1. Hindari Menggunakan Laptop di Atas Kasur

Cara merawat laptop agar tidak cepat rusak yang pertama adalah menggunakannya di permukaan datar dan keras, seperti meja.

Menggunakan laptop di atas kasur, bantal, atau permukaan berbahan kain dapat menutupi lubang ventilasi. Akibatnya, udara panas dari dalam perangkat sulit keluar dan suhu laptop bisa meningkat.

Jika terus dibiarkan, panas berlebih atau overheating dapat mengganggu performa laptop. Untuk penggunaan berat, seperti mengedit video atau bermain gim, cooling pad bisa dipertimbangkan jika diperlukan.

2. Bersihkan Laptop secara Rutin

Debu yang menumpuk pada keyboard, layar, dan ventilasi dapat mengganggu kenyamanan penggunaan. Jika debu menumpuk di sistem pendingin, proses pembuangan panas juga bisa terganggu.

Untuk membersihkan layar, gunakan kain microfiber yang lembut. Sementara itu, bagian keyboard dan bodi bisa dibersihkan menggunakan alat yang sesuai.

Pastikan laptop dalam keadaan mati dan tidak terhubung dengan pengisi daya sebelum dibersihkan. Hindari menyemprotkan cairan secara langsung ke layar atau keyboard karena dapat merusak komponen.

3. Jaga Suhu Laptop agar Tidak Terlalu Panas

Laptop yang sering mengalami overheating bisa mengalami penurunan performa. Kondisi ini biasanya lebih mudah terjadi ketika perangkat digunakan untuk menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama atau diletakkan di tempat dengan sirkulasi udara buruk.

Untuk mencegahnya, pastikan ventilasi tidak tertutup dan gunakan laptop di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik.

Jika laptop terasa sangat panas, kipas berbunyi tidak biasa, atau performanya mendadak menurun, sebaiknya periksa penyebabnya. Panas berlebih yang terus berulang bisa menandakan adanya masalah pada sistem pendingin.

4. Jangan Membuka Terlalu Banyak Aplikasi

Membuka banyak aplikasi secara bersamaan bisa membebani prosesor dan memori, terutama pada laptop dengan spesifikasi terbatas.

Agar laptop tetap lancar, tutup aplikasi yang sudah tidak digunakan. Kamu juga bisa memeriksa program yang otomatis berjalan ketika laptop dinyalakan.

Selain membantu menjaga performa, kebiasaan ini dapat mengurangi penggunaan daya yang tidak diperlukan.

Baca Juga: Huawei MateBook Pro S Resmi Meluncur, Laptop 798 Gram dengan HarmonyOS 6.1

5. Rawat Baterai Laptop dengan Benar

Baterai merupakan salah satu komponen laptop yang kualitasnya dapat menurun seiring waktu. Kondisi ini dipengaruhi oleh pola pengisian daya, suhu, dan intensitas penggunaan.

Untuk menjaga baterai laptop agar awet, hindari membiarkan perangkat terus berada dalam kondisi panas. Jika laptop memiliki fitur pembatasan pengisian daya, kamu bisa menggunakannya sesuai petunjuk produsen.

Tidak semua laptop memiliki pengaturan baterai yang sama. Karena itu, periksa panduan resmi sesuai merek dan model perangkat yang digunakan.

Cara merawat laptop agar awet sebenarnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu menjaga kebersihan perangkat, menghindari overheating dan merawat baterai.

Perawatan yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga performa laptop dan mengurangi risiko kerusakan yang sebenarnya bisa dicegah. Dengan begitu, laptop bisa digunakan lebih nyaman dan berpeluang bertahan lebih lama.

Primandha Rachma Auzia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R