KPK Periksa Seorang Pengacara di Kasus Suap Pengurusan HGB Kementerian ATR/BPN

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi bernama Yahya Rudi dalam penyidikan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Senin (2/11/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, Yahya Rudi yang berprofesi sebagai pengacara diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Benar, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Yahya Rudi selaku pengacara. Dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap pengurusan HGB dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN," jelas Budi.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Termasuk pejabat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), pihak PT Summarecon Agung, serta sejumlah pihak swasta.
Baca Juga: KPK Periksa Empat Saksi dari Summarecon dan Perusahaan Properti di Kasus Suap HGB
Penyidik masih mendalami aliran uang, peran para pihak, serta proses pengurusan HGB yang diduga menjadi objek praktik suap dan penerimaan ilegal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








