Akurat Logo

Refly Harun Sebut Titik Lemah Dokumen Pendidikan Gibran yang Dipersoalkan di MK

Okto Rizki Alpino | 5 Oktober 2026, 14:51 WIB
Refly Harun Sebut Titik Lemah Dokumen Pendidikan Gibran yang Dipersoalkan di MK
Ilustrasi Wapres Gibran Rakabuming Raka.

AKURAT.CO Kuasa hukum pemohon perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026, Refly Harun, mempersoalkan dokumen yang digunakan untuk membuktikan kesetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai salah satu syarat pencalonan pada Pilpres 2024.

Refly mengatakan, perkara tersebut menghadapi persoalan prosedural dan substansi.

Persoalan prosedural berkaitan dengan waktu pengajuan perkara, sementara substansinya menyangkut dokumen pendidikan Gibran.

"Kita tahu sejak awal bahwa permohonan ini sudah lewat waktu. Sudah dua tahun sejak dilantik. Tetapi kendati demikian, karena ini adalah sesuatu yang belum pernah dipermasalahkan dalam persidangan tahun 2024 mengenai surat keterangan Gibran, maka kemudian diajukan sekarang," kata Refly di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Menurut Refly, persoalan mengenai substansi pendidikan Gibran belum pernah diperiksa dalam persidangan PHPU Pilpres 2024.

"Fakta persidangan yang paling gampang adalah ini dua hal: antara kebenaran substantif dan kebenaran prosedural," ujarnya.

Refly kemudian menyoroti dokumen pendidikan yang digunakan untuk mendapatkan surat keterangan kesetaraan.

Ia menyebut dokumen tersebut berupa Certificate of Attendance atau sertifikat kehadiran, bukan Certificate of Completionatau sertifikat kelulusan.

"Yang disertakan Gibran ketika mendapatkan surat keterangan itu hanya yang namanya Certificate of Attendance, yaitu sertifikat kehadiran. Certificate of Attendance berbeda dengan Certificate of Completion," kata Refly.

Menurut Refly, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan, penyetaraan pendidikan Gibran dilakukan dengan mencocokkan sejumlah mata kuliah yang pernah diambil di UTS Insearch dengan mata pelajaran pada pendidikan SMK di Indonesia.

Ia mengatakan, mata kuliah tersebut kemudian disetarakan dengan pendidikan SMK bidang keuangan dan akuntansi.

Namun, Refly mempertanyakan dasar penyetaraan tersebut. Menurut dia, UTS Insearch merupakan bagian dari jalur pathway menuju University of Technology Sydney (UTS).

"Kenapa Gibran mengambil beberapa mata kuliah di UTS Insearch? Karena itu pathway. Maksudnya, dia mau masuk ke University of Technology Sydney," ujarnya.

Baca Juga: Sidang Syarat Pendidikan Gibran Belum Dijadwalkan, Refly Harun: MK Punya Waktu 14 Hari

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.