Jangan Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Final Indonesia vs Thailand di GBK

AKURAT.CO Pengendara yang akan melintas di Jakarta pada Senin (5/10/2026) malam perlu mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Pasalnya, final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand akan berlangsung di Stadion Utama GBK mulai pukul 20.00 WIB.
Antusiasme penonton berpotensi membuat sejumlah ruas jalan di sekitar Senayan lebih ramai dari biasanya.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk membantu mengurai kepadatan.
Sebanyak 80 petugas Dishub DKI Jakarta dikerahkan di sejumlah titik. Rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.
7 Jalur Alternatif Saat Final Indonesia vs Thailand
Bagi masyarakat yang tetap harus berkendara malam ini, berikut sejumlah rute yang dapat dipertimbangkan:
1. Blok M menuju Tanah Abang
Pengendara dapat melewati Jalan Panglima Polim, Kyai Maja, Sultan Iskandar Muda, Teuku Nyak Arief, Tentara Pelajar, Penjernihan, hingga KH. Mas Mansyur.
2. Blok M menuju Slipi
Rute alternatif dapat melalui Jalan Panglima Polim, Kyai Maja, Sultan Iskandar Muda, Teuku Nyak Arief, Tentara Pelajar, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman.
3. Blok M menuju arah Kampung Melayu
Pengendara dapat memilih Jalan Trunojoyo, Wolter Monginsidi, Gunawarman, Senopati, Suryo, Kapten Tendean, H.R. Rasuna Said, Prof. Dr. Satrio, hingga Raya Casablanca.
4. Tanah Abang menuju Blok M
Dari Tanah Abang, pengendara dapat melewati KH. Mas Mansyur, Penjernihan, Pejompongan, Tentara Pelajar, Teuku Nyak Arief, Kebayoran Baru, Kyai Maja, dan Panglima Polim.
5. Slipi menuju Blok M
Alternatif yang dapat digunakan yakni Jalan Letjen S. Parman, Tentara Pelajar, Teuku Nyak Arief, Kebayoran Baru, Pakubuwono VI, Bumi, Kyai Maja, hingga Panglima Polim.
6. Slipi menuju Tebet
Pengendara dapat melewati Jalan S. Parman, Pejompongan, Penjernihan, RM Margono, Galunggung, Dr. Saharjo, Prof. Dr. Soepomo, hingga MT Haryono.
7. Tebet menuju Slipi
Rute alternatif dapat melalui Jalan Kapten Tendean, Wolter Monginsidi, Trunojoyo, Kyai Maja, Sultan Iskandar Muda, Teuku Nyak Arief, Tentara Pelajar, hingga Letjen S. Parman.
Pengaturan Lalu Lintas Bersifat Situasional
Dishub DKI Jakarta mengingatkan bahwa rekayasa lalu lintas akan menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena itu, pengguna jalan sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu rute.
Masyarakat yang tidak memiliki keperluan di sekitar GBK juga dapat mempertimbangkan perjalanan lebih awal atau memilih jalur lain untuk menghindari kawasan Senayan saat mendekati waktu pertandingan.
Baca Juga: Kevin Diks Akui Thailand Berkualitas, tapi Timnas Indonesia Tak Gentar di Final
Final Indonesia vs Thailand dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Dengan tingginya antusiasme masyarakat, kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi sebelum maupun setelah pertandingan.
Jadi, buat kamu yang harus melintas Jakarta malam ini, jangan lupa cek kondisi jalan dan siapkan rute alternatif sebelum berangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








