Akurat Logo

Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan

Moehamad Dheny Permana | 4 Oktober 2026, 20:59 WIB
Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
Anggota Wantimpres, Rocky Gerung, menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Great Institute di Bekasi, Minggu (4/10/2026). - Foto: Akurat.co/Moehamad Dheny Permana

AKURAT.CO Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, mendorong buruh untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan yang tengah bergulir di DPR.

Ia mengingatkan agar perjuangan hak pekerja tidak berhenti pada pembahasan secara umum, tetapi turut dikawal hingga detail setiap pasal.

Pengawalan tersebut penting untuk memastikan substansi yang diperjuangkan buruh tidak berubah akibat kepentingan politik.

Hal itu disampaikan Rocky saat berbicara dalam acara bertajuk "Membaca Arah RUU Pelindungan Ketenagakerjaan: Antara Harapan dan Kenyataan Pekerja/Buruh" yang digelar Great Institute di Bekasi, Minggu (4/10/2026).

"Yang kita sebut sebagai hak itu tidak mungkin tidak ditagih. Karena itu mengawal artinya memastikan jangan sampai undang-undang itu di ujung-ujungnya ada tikus partai yang nyolong," kata Rocky.

Baca Juga: Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Optimistis Regulasi Baru Lebih Baik dari UU Cipta Kerja

Ia juga menyinggung kemungkinan adanya perubahan substansi yang luput dari perhatian jika pembahasan tidak diawasi secara ketat.

Momentum pembahasan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan harus dimanfaatkan buruh untuk memperjuangkan prinsip keadilan sosial.

Ia juga menekankan pentingnya menempatkan buruh sebagai salah satu kekuatan utama dalam perekonomian nasional. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan tanpa tenaga kerja yang menjadi penggeraknya.

"Di dalam negara kita, buruh adalah pondasi negara. Pertumbuhan ekonomi hanya akan tumbuh jika ada buruh yang bekerja," katanya.

Rocky bahkan menilai konsep pengupahan seharusnya tidak hanya berbicara mengenai batas minimum. Dia berpandangan negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerja memperoleh penghasilan yang layak.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.