KPK Perpanjang Penahanan Ade Kuswara Terkait Kasus Suap Proyek Bekasi

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tiga tersangka, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan perpanjangan penahanan dilakukan pada Selasa (6/1/2026) terhadap tersangka Ade Kuswara Kunang (ADK), HM Kunang (HMK), dan Sarjan (SJ).
"Hari ini, Selasa (6/1), penyidik melakukan perpanjangan penahanan untuk tiga tersangka, yakni ADK, HMK, dan SJ, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap ijon proyek di lingkungan Kabupaten Bekasi," ujar Budi dalam keterangannya.
Baca Juga: Rincian Harta Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Capai Rp79 Miliar, KPK Tetapkan Tersangka Suap
Dia menjelaskan, perpanjangan penahanan pertama ini dilakukan untuk 40 hari ke depan. Sebelumnya, penyidik telah melakukan penahanan tahap awal selama 20 hari, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.
"Perpanjangan penahanan ini dibutuhkan karena penyidik masih terus melengkapi pemberkasan perkara, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi serta mendalami alat bukti yang diperoleh dan disita saat penggeledahan di sejumlah lokasi," jelasnya.
Perkara ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Kamis, 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, KPK menetapkan tiga tersangka utama, yakni Ade Kuswara Kunang, ayah kandungnya HM Kunang, serta pihak swasta Sarjan.
Baca Juga: Pemeriksaan Perdana di KPK, Ade Kuswara Minta Maaf ke Warga Bekasi
KPK menduga Ade Kuswara dan HM Kunang menerima suap ijon proyek senilai Rp9,5 miliar dari Sarjan untuk mengamankan jatah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2026.
Selain itu, Ade Kuswara juga diduga menerima gratifikasi lain sebesar Rp4,7 miliar sepanjang 2025, sehingga total dugaan penerimaan mencapai Rp14,2 miliar. Peran HM Kunang dinilai krusial karena diduga menjadi perantara sekaligus pintu masuk bagi kontraktor yang ingin memperoleh proyek dari Pemkab Bekasi.
Saat ini, ketiga tersangka ditahan di Rumah Tahanan Cabang KPK hingga 8 Januari 2026, dan masa penahanan tersebut kini resmi diperpanjang guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








