Akurat Logo

Korea Terbuka: Anthony Ginting dan Alwi Farhan Kompak Melenggang Mulus, Ubed Terhenti

Dian Eko Prasetio | 4 November 2026, 19:16 WIB
Korea Terbuka: Anthony Ginting dan Alwi Farhan Kompak Melenggang Mulus, Ubed Terhenti
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, saat tampil menghadapi wakil tuan rumah, Jeon Hyeok Jin, di babak 32 besar Korea Terbuka 2026 di Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026). PBSI

AKURAT.CO, Hasil positif dibukukan oleh sektor tunggal putra Indonesia pada babak 32 besar ajang BWF World Tour Super 500 Korea Terbuka 2026 di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026).

Atlet tunggal putra senior andalan Merah Putih, Anthony Sinisuka Ginting, menyusul jejak Alwi Farhan untuk melenggang mulus ke babak 16 besar Korea Terbuka.

Tampil menghadapi wakil tuan rumah, Jeon Hyeok Jin, Anthony Ginting menunjukkan performa yang sangat solid. Tanpa kecolongan satu gim pun, peraih medali perunggu Olimpiade ini sukses membungkus kemenangan straight set meyakinkan dengan skor 21-13 dan 21-15.

Usai pertandingan, Anthony Ginting mengucap syukur atas kelancaran laga serta keberhasilan penerapan strategi yang telah dirancang bersama sang pelatih, Indra Widjaja.

Baca Juga: Korea Terbuka: Mutiara Ayu Sukses Revans, Thalita Ramdhani Lolos Dramatis Selamatkan Empat 'Match Point'

"Pertama-tama mengucap syukur bisa bermain dengan baik hari ini, bisa menyelesaikan match juga tanpa cedera. Strategi yang sudah disiapkan semalam serta tadi sebelum main bersama Koh Indra, ya Puji Tuhan berjalan dengan baik," kata Ginting.

Lebih lanjut, pebulu tangkis asal Cimahi itu menekankan bahwa kunci utama dominasinya di atas lapangan adalah meminimalisir kesalahan sendiri guna menjaga konsistensi perolehan poin.

"Memang tadi fokus utamanya selain menjalankan strategi dari poin pertama sampai selesai adalah jangan melakukan kesalahan sendiri, mengurangi lah," kata Ginting menjelaskan.

"Dari pertemuan sebelumnya bisa lebih jelas gambarannya, menang kalahnya harus apa, mainnya bagaimana. Fokusnya ke diri sendiri, enggak terlalu memikirkan pola permainan lawan karena evaluasi dari sebelum-sebelumnya juga memang fokusnya lebih ke situ, ke diri sendirinya."

Ketika disinggung mengenai atmosfer kembalinya ia bertarung di level Super 500 usai jeda yang cukup panjang, Ginting mengaku tidak merasakan perbedaan yang signifikan dari turnamen-turnamen lainnya.

"Sama saja rasanya setiap turnamen, tidak ada berbeda, kembali ke Super 500 setelah sekian lama," pungkasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.