Kejagung Masih Kaji Putusan Pengadilan untuk Mengembalikan Aset Helena Lim

AKURAT.CO Kejaksaan Agung sedang mengkaji putusan pengadilan yang memerintahkan pengembalian aset milik terdakwa Helena Lim.
"Itu yang sedang dikaji oleh penuntut umum," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, melalui keterangannya, Rabu (1/1/2025).
Ia menjelaskan, pengkajian tersebut dilakukan Kejagung dengan memanfaatkan waktu tujuh hari, berdasarkan ketentuan KUHAP.
Baca Juga: Tak Tega Anaknya Divonis 5 Tahun, Ibunda Helena Lim: Pulang, Sayang!
"Itulah fungsinya KUHAP, memberi waktu kepada para pihak untuk pikir-pikir. Sesungguhnya pikir-pikir itu bukan karena kebimbangan, tetapi kami menganalisa," ujar Kapuspenkum.
Menurutnya, Jaksa akan melihat catatan persidangan dan korelasinya dengan dakwaan atau tuntutan terhadap Helena Lim.
"Kenapa pengadilan harus mengembalikan ke yang bersangkutan, apa pertimbangannya. Dalam waktu kurun tujuh hari, Jaksa itu berpikir-pikir menggunakan hak itu," jelas Kapuspenkum.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memerintahkan agar aset Helena Lim dikembalikan kepadanya, dalam sidang vonis yang digelar Senin (30/12/2024).
Pengusaha yang juga dikenal sebagai crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) itu dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan dalam kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk. pada kurun 2015–2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR








