Bawaslu: Penanganan Pidana Pilkada Jamin Hak Politik Masyarakat

AKURAT.CO Bawaslu memastikan bahwa orientasi penanganan tindak pidana pemilu memiliki tujuan mulia, yakni untuk mengawal seluruh hak-hak pemilih dalam pesta demokrasi.
"Bertujuan untuk memulihkan hak politik yang terganggu dari tindakan-tindakan yang tidak fair atau curang," kata Anggota Bawaslu, Puadi, kepada wartawan, Kamis (26/9/2024).
Ia menerangkan, dalam menjaga hak-hak politik masyarakat, Bawaslu memerlukan suatu prosedur tetap untuk menindak semua pelanggaran yang terjadi pada saat Pilkada Serentak 2024.
Baca Juga: DPR Kaji Wacana Penambahan Komisi, Puan: Disesuaikan dengan Kementerian
"Sehingga diperlukan penindakan," ujar Puadi.
Lebih lanjut, menurutnya, peran Sentra Gakkumdu yang meliputi dua instansi penegak hukum menjadi penting karena dapat membantu proses pelanggaran.
"Ini dikarenakan penanganan tindak pidana pemilihan berkarakter speed trial dengan batas waktu yang singkat. Sehingga perlu koordinasi antarunsur agar tidak menghambat proses," Puadi menjelaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa






