KPK Terus Usut Dugaan Pencucian Uang Mantan Sekretaris MA Hasbi Hasan
Oktaviani | 2 Agustus 2024, 10:52 WIB

AKURAT.CO Kasus dugaan pencucian uang yang menjerat eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Hasbi Hasan, terus didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sejalan dengan itu, penyidik lembaga antirasuah melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi berinisial L dari pihak swasta.
"(Saksi) L hadir. Penyidik mendalami peran yang bersangkutan dalam tindak pidana pencucian uang yang dilakukan tersangka HH (Hasbi Hasan)," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).
Selain L, ada satu saksi lagi yang sebenarnya dijadwalkan untuk dimintai keterangannya dalam kasus tersebut.
Hanya saja, saksi berinisial S itu tidak hadir.
Disampaikam Tessa, surat pemanggilan yang dikirim penyidik telah dikembalikan.
Dan saat ini sedang dicari tahu keberadaan S.
"(Saksi) S, penyidik masih mencari tahu keberadaan yang bersangkutan saat ini," kata Tessa.
Tessa enggan memerinci nama lengkap kedua saksi. Menurut dia saksi L merupakan pihak swasta, sedangkan saksi L merupakan karyawan bengkel.
KPK kembali mengembangkan kasus dugaan suap penanganan perkara di MA.
Hasbi Hasan kini menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Ini merupakan pengembangan dari kasus tindak pidana korupsi dalam pengurusan perkara di lingkungan MA.
Pengembangan dilakukan jaksa dan penyidik setelah mendalami fakta persidangan.
Lembaga Antirasuah mengendus adanya pengalihan uang hasil suap yang sudah berubah menjadi barang.
Dalam kasus ini, Windy Yunita Bastari Usman, artis tarik suara yang karib disapa Windy Idol juga telah menjadi tersangka.
Windy tidak membantah jika dirinya sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari KPK sejak Januari 2024.
Windy Idol pun mengaku dirinya sudah menyandang status tersangka kasus dugaan TPPU yang menjerat Hasbi Hasan.
Itu disampaikan Windy saat dia dipanggil penyidik KPK, Selasa (26/3/2024), untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam dugaan TPPU dengan tersangka Hasbi Hasan.
"Iya seperti yang dibicarakan saja (status tersangka). Sudah (diterima SPDP) Januari ya," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








