Gandeng Ahli Kontruksi, KPK Cek Kualitas Shelter Tsunami di NTB
Oktaviani | 10 Juli 2024, 22:00 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyidikan dalam kasus dugaan korupsi Pembangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) atau Shelter Tsunami oleh Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan, Kegiatan Pelaksanaan Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2014.
Lembaga antirasuah itu menggandeng ahli kontruksi untuk mengecek kualitas shelter tsunami di NTB.
"Kami membawa ahli, menyertakan ahli, maksud ahli konstruksi untuk menilai seberapa kekuatan dari bangunan tersebut," kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Rabu (10/7/2024).
Asep menjelaskan terdapat penurunan kualitas pada beberapa shelter tsunami. Dia menyebut shelter itu akan sia-sia jika ada penurunan kualitas.
"Ini sia-sia ketika terjadi (bencana tsunami), walaupun kita berdoa tidak terjadi lagi. Ini (shelter tsunami) kan antisipasi," kata Asep.
Selain di NTB, kata Asep, shelter tsunami juga dibangun di beberapa daerah yang dianggap rawan bencana. Seperti wilayah seputaran Bengkulu, selatan Jawa, Bali, NTB dan NTT.
Mengingat letak geografis Indonesia berada di wilayah ring of fire atau cincin api pasifik. Sehingga Indonesia termasuk negara yang rawan dilanda bencana seperti gempa bumi, letusan gunung berapi hingga tsunami.
"Shelter ini kegunaannya adalah ketika, ya ini untuk antisipasi. Jadi kalau ada tsunami, seperti ini bisa digunakan untuk berlindung," ucap Asep.
Dikeathui, kasus ini ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp19 miliar. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua tersangka. Mereka terdiri dari seorang penyelenggara negara dan seorang pegawai BUMN.
Identitas tersangka dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan akan diumumkan KPK saat penyidikan perkara ini telah cukup.
Berdasarkan informasi, kedua tersangka terdiri dari seorang pejabat pembuat komitmen (PPK) berinisial Aprialely Nirmala dan kepala proyek PT Waskita Karya berinisial Agus Herijanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







