Akurat Logo

Ditekan Trump, Ukraina Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Fitra Iskandar | 30 Oktober 2026, 08:29 WIB
Ditekan Trump, Ukraina Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia
Ilustrasi perang Ukraina-Rusia

AKURAT.CO Militer Ukraina menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Penghentian ini disebutkan terkait dengan tekanan dari Presiden AS Donald Trump.

Wall Street Jurnal melaporkan bahwa unit-unit Ukraina yang melakukan serangan jarak jauh diberitahu pada pertengahan Oktober bahwa kampanye terhadap kilang minyak tersebut untuk sementara dihentikan, setelah misi yang sudah berjalan selesai dilaksanakan.

Penghentian tidak resmi ini diperkirakan akan berlangsung hingga setelah pemilihan paruh waktu AS, dan mungkin berlanjut lebih lama hingga bulan November, tambah laporan tersebut. Sementara itu, Rusia justru meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi dan sipil Ukraina.

Trump semakin merasa frustrasi atas serangan Ukraina terhadap sektor energi Rusia.

Kabar mengenai penghentian serangan ini muncul di tengah upaya baru untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai yang didukung AS guna mengakhiri konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Hubungan antara Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memburuk secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Trump dilaporkan semakin frustrasi dengan serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia, terutama di saat harga solar mencapai rekor tertinggi.

Ukraina sempat menolak untuk menghentikan serangan tersebut, dengan alasan bahwa kampanye pesawat nirawak (drone) jarak jauh merupakan satu-satunya respons yang layak terhadap pemboman Rusia yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Penolakan Ukraina mendorong Trump untuk mengumumkan kesepakatan pembelian solar dari Moskow, serta mencabut sanksi terhadap Moskow, sebuah langkah yang dimungkinkan melalui UU yang ia tandatangani pada bulan September.

Sumber: JPost

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.