Zelensky Temui Putra Shah Iran, Ukraina Serukan Iran Demokratis Tanpa Rusia

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan dukungannya terhadap terwujudnya Iran yang bebas dan demokratis saat bertemu dengan Reza Pahlavi, putra mendiang Shah Iran, di Paris pada Jumat (13/3).
Dalam pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan Ukraina, Zelensky menegaskan bahwa Ukraina menginginkan Iran yang tidak bekerja sama dengan Rusia.
Pertemuan tersebut merupakan yang kedua antara Zelensky dan Pahlavi dalam sekitar satu bulan terakhir. Sebelumnya, keduanya juga bertemu di sela-sela Munich Security Conference pada pertengahan Februari.
Pahlavi, yang kini tinggal di Amerika Serikat, selama ini berupaya memposisikan diri sebagai alternatif kepemimpinan bagi Iran, meski dukungannya di dalam negeri maupun di kalangan diaspora Iran masih diperdebatkan.
Ukraina Dukung Perjuangan Rakyat Iran
Dalam unggahan di media sosial X setelah pertemuan tersebut, Zelensky mengatakan Pahlavi dan timnya memaparkan situasi internal kepemimpinan Iran, termasuk kerugian yang dialami struktur keamanan seperti Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Baca Juga: Nama yang Mencuat di Tengah Gelombang Protes Iran, Siapa Reza Pahlavi?
Zelensky juga menegaskan Ukraina mendukung rakyat Iran dalam perjuangan mereka untuk meraih kebebasan. Ia sekaligus mengecam serangan yang diluncurkan dari Iran terhadap sejumlah negara di Timur Tengah dan kawasan Teluk.
Menurutnya, Iran yang bebas dan tidak bersekutu dengan Rusia akan memperkuat keamanan bukan hanya bagi Ukraina, tetapi juga bagi Eropa dan Timur Tengah.
Sorotan pada Hubungan Iran–Rusia
Pertemuan di Paris juga menyoroti kekhawatiran Kyiv terhadap kerja sama militer antara Iran dan Rusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








