Simpan Materi Pornografi Anak di Gawainya, Diplomat AS Dievakuasi Diam-Diam dari Inggris

AKURAT.CO Seorang diplomat Amerika Serikat (AS) yang bertugas di Kedutaan Besar AS di London dilaporkan ditahan dan diam-diam diterbangkan kembali ke Amerika Serikat. Itu terjadi setelah penyelidik menemukan materi pornografi anak pada perangkat elektroniknya.
Laporan mengenai kasus tersebut pertama kali diberitakan The Sun. Identitas diplomat itu belum diungkapkan.
Kasus ini bermula dari penyelidikan terhadap saudara laki-laki diplomat tersebut di AS. Penyelidikan itu diduga mengarah pada ditemukannya materi pornografi anak yang kemudian ditemukan pula pada perangkat elektronik milik sang diplomat.
Menurut laporan tersebut, US Marines kemudian menggerebek kediaman diplomat itu di London pada akhir Agustus. Namun, tindakan setelah penggerebekan tersebut yang memicu persoalan diplomatik antara Washington dan London.
Diplomat itu dilaporkan dibawa keluar dari Inggris menggunakan pesawat militer AS sebelum polisi dan pejabat Inggris diberi tahu mengenai operasi tersebut.
Pihak Inggris kemudian mempertanyakan aspek hukum operasi yang dilakukan di wilayah Inggris tersebut.
Pesawat Boeing 747 Terbang dari AS ke Inggris
Laporan menyebut sebuah pesawat Boeing 747 terbang dari Chicago pada 24 Agustus menuju sebuah pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Gloucestershire.
Pangkalan tersebut diketahui menjadi salah satu lokasi tempat militer AS memiliki kehadiran signifikan.
Pesawat tersebut kemudian dilaporkan kembali ke AS pada hari berikutnya dan mendarat di Dover Air Force Base, Delaware, sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Kurang dari empat jam kemudian, pesawat itu dilaporkan kembali berangkat menuju Chicago.
Rangkaian penerbangan tersebut diduga berkaitan dengan proses membawa diplomat yang tengah diselidiki keluar dari Inggris.
Politikus Inggris Kecam Operasi US Marines
Kasus tersebut memicu kritik keras dari sejumlah politikus Inggris.
Anggota parlemen Partai Konservatif Ben Obese-Jecty menilai tindakan US Marines di wilayah Inggris tanpa keterlibatan yurisdiksi Inggris tidak dapat diterima.
Ia menuduh Washington menggunakan sumber daya militernya untuk membawa diplomat tersebut keluar dari Inggris dan kembali ke AS.
“US Marines melakukan penggerebekan di wilayah Inggris, yang bukan merupakan yurisdiksi mereka, untuk membawa salah satu diplomat mereka sendiri, kemudian menggunakan sumber daya militer AS untuk mengangkut tersangka keluar dari negara ini dan menerbangkannya ke AS. Ini sepenuhnya tidak dapat diterima,” tulis Obese-Jecty di X.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







