Fakta Baru Penembakan Shreveport: Pelaku Eks Garda Nasional, Tewaskan 8 Anak Termasuk 7 Anak Kandung

AKURAT.CO Pelaku penembakan massal yang menewaskan delapan anak di Shreveport, Shamar Elkins, Louisiana diketahui pernah bertugas di Louisiana Army National Guard pada 2013 hingga 2020, menurut pejabat militer.
Pria berusia 31 tahun itu tidak pernah ditugaskan ke medan operasi dan mengakhiri dinasnya dengan pangkat prajurit. Pada 2019, ia juga tercatat pernah ditangkap dan divonis terkait penggunaan senjata api secara ilegal.
Dua hari sebelum kejadian, Elkins mengunggah sejumlah foto anak-anaknya di media sosial. Pada Hari Paskah, ia bahkan memposting foto bersama tujuh anaknya dengan keterangan merayakan kebersamaan keluarga.
Namun sebelum menembak anak-anak tersebut, Elkins terlebih dahulu menembak dua perempuan di lokasi berbeda, yakni istrinya, Shaneiqua Elkins, dan seorang perempuan yang diduga pasangannya. Keduanya mengalami luka serius. Polisi menyebut sang istri mengalami luka tembak di bagian wajah.
Juru bicara kepolisian Christopher Bordelon menyatakan kasus ini bersifat domestik. Banyak korban anak ditemukan dengan luka tembak di kepala.
Elkins dan istrinya telah menikah selama 10 tahun dan memiliki empat anak perempuan. Ia juga memiliki tiga anak dari perempuan lain yang tinggal berdekatan. Seluruh anak tersebut diketahui tinggal di satu rumah.
Menurut keterangan keluarga, pasangan itu tengah dalam proses perpisahan dan dijadwalkan menjalani sidang pada Senin. Pertengkaran dilaporkan terjadi sebelum penembakan.
Polisi menyebut lokasi kejadian mencakup tiga titik berbeda di Shreveport. Salah satu lokasi digambarkan sebagai tempat kejadian yang sangat tragis dan membutuhkan waktu lama untuk penanganan.
Salah satu korban perempuan ditembak di Harrison Street sebelum pelaku menuju West 79th Street, lokasi utama penembakan anak-anak.
Senjata yang digunakan awalnya berupa pistol kaliber kecil. Saat berhadapan dengan polisi, pelaku diketahui membawa senjata jenis pistol bergaya senapan.
Delapan anak yang tewas terdiri dari tiga laki-laki dan lima perempuan berusia antara 3 hingga 11 tahun. Salah satu korban merupakan sepupu pelaku.
Sebagian besar korban ditemukan tewas saat tidur. Tujuh anak ditemukan di dalam rumah, sementara satu korban diduga sempat berusaha melarikan diri melalui atap bagian belakang.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya tingkat kekerasan di Shreveport, yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kejahatan tinggi di negara bagian Louisiana.
Sumber: Theweek
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







