10 Pemimpin Iran yang Gugur dalam Serangan AS-Israel Tahun 2026

AKURAT.CO Perang terbuka antara Iran melawan aliansi Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak akhir Februari 2026 disebut telah memasuki fase paling brutal.
Serangan udara besar-besaran dilaporkan tidak hanya menghantam fasilitas militer, tetapi juga menyasar elite kepemimpinan Iran secara sistematis.
Strategi yang digunakan disebut sebagai decapitation strike, yakni upaya melumpuhkan rantai komando dengan menargetkan pemimpin tertinggi dan komandan kunci dalam waktu bersamaan.
Berikut daftar tokoh penting Iran yang dilaporkan tewas dalam serangan AS–Israel, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (2/4/2026):
Baca Juga: Surat Terbuka Presiden Iran untuk Rakyat Amerika, Singgung Konfrontasi Akan Terus Berlanjut
Ali Khamenei
Pemimpin tertinggi Iran dilaporkan tewas pada 28 Februari 2026 setelah serangan udara menghantam kompleks kediamannya di Teheran. Peristiwa ini disebut menjadi titik awal eskalasi besar konflik.Mohammad Pakpour
Panglima Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) ini dilaporkan tewas dalam serangan pada 28 Februari 2026 di Teheran. Ia sebelumnya menggantikan Hossein Salami.Aziz Nasirzadeh
Menteri Pertahanan Iran ini disebut menjadi salah satu korban dalam serangan pada 28 Februari 2026.Ali Shamkhani
Penasihat keamanan nasional Iran ini dilaporkan tewas dalam serangan yang sama pada 28 Februari 2026.Ali Larijani
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dilaporkan tewas pada 17 Maret 2026 dalam serangan udara di Pardis. Ia sebelumnya dikenal sebagai negosiator nuklir senior Iran.Gholam-Ali Rashid
Kepala markas pusat militer Iran ini dilaporkan tewas pada 17 Maret 2026.Alireza Tangsiri
Komandan Angkatan Laut IRGC ini disebut tewas dalam serangan udara di kawasan pesisir selatan Iran pada 26 Maret 2026.Behnam Rezaei
Pejabat intelijen Angkatan Laut IRGC ini dilaporkan tewas dalam serangan yang sama dengan Tangsiri.Abdolrahim Mousavi
Kepala staf angkatan bersenjata Iran ini disebut menjadi target utama dan dilaporkan tewas dalam serangan 28 Februari 2026.Esmail Khatib
Menteri Intelijen Iran ini dilaporkan tewas dalam serangan pada 18 Maret 2026.
Baca Juga: Korea Selatan dan Jepang Komit Tanam Investasi Senilai Rp574 Triliun di Indonesia
Serangan AS-Israel mencakup hilangnya sebagian besar pucuk pimpinan militer Iran, terganggunya rantai komando IRGC, serta munculnya kekosongan kekuasaan sementara.
Pemerintah Iran mengecam keras serangan itu dan menyebutnya sebagai tindakan terorisme yang didukung negara.
Iran juga dilaporkan mengajukan protes ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) disertai ancaman balasan besar dan peningkatan kesiapan militer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








