Anak-Anak dan Perempuan Jadi Korban Serangan Israel ke Rafah, DPR: Indonesia Selalu Mendorong Solusi Damai
Atikah Umiyani | 29 Mei 2024, 23:55 WIB

AKURAT.CO Serangan sadis yang dilakukan Israel di Rafah, Palestina menjadi sorotan masyarakat dunia. Serangan tersebut jadi ancaman bagi seluruh masyarakat sipil, baik orang tua, perempuan hingga anak-anak.
Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin pun ikut menyoroti banyaknya korban dalam serangan tersebut. Data terbaru menunjukkan lebih dari 10 ribu perempuan Palestina di Rafah tewas akibat serangan yang berlangsung sejak Oktober 2023.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu kemudian secara tegas menyuarakan dukungannya terhadap upaya badan PBB untuk kesetaraan dan pemberdayaan perempuan, UN Women dalam menangani dampak konflik di Gaza.
Nurul menggarisbawahi pentingnya perhatian internasional untuk mengakhiri penderitaan yang dialami oleh perempuan dan anak-anak di wilayah konflik tersebut.
"Dalam konflik seperti di Gaza, perempuan dan anak-anak selalu menjadi korban utama. Upaya UN Women dalam memberikan bantuan sangatlah krusial dan patut diapresiasi," kata Nurul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Nurul menegaskan, Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung perdamaian di Gaza melalui jalur diplomasi dan bantuan kemanusiaan. Ia juga mengajak masyarakat internasional untuk memperkuat dukungan mereka terhadap inisiatif-inisiatif yang bertujuan melindungi warga sipil.
"Sebagai bagian dari komunitas internasional, kita harus menghentikan segala bentuk kekerasan dan memastikan hak asasi manusia dihormati. Indonesia akan terus mendorong solusi damai melalui dialog dan kerja sama internasional," ujarnya.
Nurul menekankan, dukungan psikososial kepada perempuan dan anak-anak yang terdampak perang serta perluasan program pemberdayaan ekonomi akan menjadi fokus utama dalam membantu membangun kembali kehidupan mereka.
Nurul juga menyerukan penggalangan dukungan dari negara sahabat dan organisasi internasional untuk bersama-sama menekan agar konflik segera berakhir dan bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Gaza tanpa hambatan.
"Peran kita sangat penting dalam upaya ini. Mari kita bersama-sama menciptakan dunia yang lebih damai dan adil, di mana setiap orang, tanpa terkecuali, bisa hidup dengan aman dan bermartabat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









