Mengenal Sejarah Itaewon, Lokasi Terjadinya Tragedi Saat Halloween

AKURAT CO Nama Itaewon muncul dalam catatan sejarah abad ke-16 sebagai titik penghubung antara Seoul dan wilayah selatan Korea.
Dalam sejarahnya pada akhir abad ke-19, Itaewon dikuasai oleh tentara Cina dan kemudian diambil alih oleh Jepang pada tahun 1945. Selama pendudukan Jepang, markas militer didirikan di daerah Yongsan.
Baca Juga: Tragedi Halloween Itaewon Dikemas Apik Dalam Serial Dokumenter Crush: Overcrowded Overwhelmed
Selain itu, setelah Perang Dunia II dan Perang Korea (1950-1953), wilayah Itaewon menjadi tempat tinggal bagi sejumlah orang Amerika.
Kemudian wilayah daerah Yongsan kembali digunakan sebagai pangkalan militer, karena lokasinya yang dekat dengan dermaga sungai.
Sejak tahun 1950, banyak toko dan klub di Itaewon yang difungsikan sebagai tempat wisata bagi personel militer Amerika, menjadikan Itaewon gerbang masuk budaya Amerika dan negara asing ke Korea Selatan.
Seiring berjalannya waktu, distrik Itaewon berkembang menjadi semacam melting pot yang tidak hanya terkenal sebagai pusat pariwisata, tetapi juga sebagai pusat pertukaran budaya.
Saat ini, Itaewon telah menjadi tempat favorit bagi anak muda berusia sekitar 20 hingga 30 tahun, banyak dari mereka yang menghabiskan waktu untuk minum, berpesta, dan menikmati aneka masakan internasional di wilayah ini.
Meski wilayah ini selalu ramai, tetapi puncak keramaian di wilayah ini terjadi selama musim Halloween, di mana berbagai kalangan, termasuk selebriti, berkumpul di kawasan Itaewon ini.
Kemudian saat pandemi melanda di sekitar tahun 2019, Itaewon mengalami penurunan lalu lintas yang signifikan. Selama dua tahun ketika tiba Halloween, Itaewon terlewati tanpa adanya perayaan, kehidupan malam Itaewon mati, bahkan klub-klub pun tutup.
Namun, saat pembatasan pasca pandemi kembali dilonggarkan pada tahun 2022, pengunjung Itaewon saat perayaan Halloween tiba terbukti kembali padat. Sayangnya, pusat kegiatan yang sempit itu malah menjadi sumber tragedi.
Baca Juga: Miris! Hasil Investigasi Tragedi Itaewon Loloskan Pejabat Tinggi, Salah Layanan Darurat
Kepadatan massa yang tidak terkendali dan ruang yang terbatas menyebabkan pengunjung terdesak, dengan tekanan yang terus-menerus membuat bagian depan semakin terhimpit.
Kesulitan menyeimbangkan tubuh mengakibatkan banyak orang terinjak dan kekurangan oksigen, menyebabkan lebih dari 150 korban meninggal.
Tragedi mengerikan yang terjadi pada Halloween 2022 menjadi ukiran yang memilukan dalam sejarah Itaewon, tidak hanya mengenai kehidupan malam yang gemerlap, tetapi juga sebagai pengingat akan peristiwa yang merenggut banyak nyawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








