Akurat Logo

Perkuat Normalisasi Kali, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang di Musim Hujan Mendatang

Okto Rizki Alpino | 29 Oktober 2026, 18:58 WIB
Perkuat Normalisasi Kali, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang di Musim Hujan Mendatang
Gubernur Pramono beserta jajarannya saat meninjau normalisasi Kali Mampang, Jakarta Selatan. (Dok. Pemprov DKI)

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, optimistis volume banjir di Jakarta berkurang secara signifikan di musim hujan mendatang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memanfaatkan periode kemarau untuk membenahi embung, memperbaiki saluran sungai, dan melanjutkan normalisasi sejumlah kali.

Pembenahan dilakukan sebagai persiapan menghadapi musim hujan, yang diperkirakan mulai pada akhir November 2026.

"Saya yakin nantinya pasti ada banjir, tetapi volumenya pasti berkurang secara signifikan karena ditangani secara serius," kata Pramono saat meninjau kegiatan pembenahan infrastruktur pengendalian banjir di Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga: Normalisasi Sungai Dikebut, Jakarta Belum Tentu Bebas Banjir

Sejumlah pekerjaan yang dilakukan selama kemarau meliputi pembangunan embung serta perbaikan Kali Mampang dan Kali Krukut. Pemprov Jakarta juga melanjutkan normalisasi sungai di beberapa wilayah, untuk meningkatkan kapasitas aliran air.

"Normalisasi sungai di Ciliwung, Krukut, Cakung Lama, kemudian juga Mampang kita lakukan dengan harapan bahwa persiapan untuk menghadapi hujan di Jakarta yang diperkirakan akan mulai bulan November akhir," ujarnya.

Ketua Komisi D DPRD Jakarta, Yuke Yurike, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemprov Jakarta dalam menangani persoalan banjir. Menurut dia, upaya tersebut perlu disertai koordinasi antarpihak dan perencanaan yang matang agar penanganan banjir berjalan efektif.

"Kami di Komisi D maupun DPRD sangat mendukung. Kami yakin dengan koordinasi yang baik dengan perencanaan yang matang, kita akan perlahan-lahan bisa menyelesaikan masalah banjir," tutur Yuke.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.