Wamendagri Bima Arya: Pelatihan 25 Kepala Daerah di Singapura Didanai CSR, Bukan APBN

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan, pelatihan bagi 25 kepala daerah di Singapura tidak menggunakan anggaran pemerintah.
Program peningkatan kapasitas tersebut sepenuhnya didanai melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bayan Group.
Bima menjelaskan pelatihan diselenggarakan oleh Purnomo Yusgiantoro Center bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hanya memberikan rekomendasi peserta.
"Ini adalah program Yayasan Purnomo Yusgiantoro Center. Karena kebetulan Pak Purnomo juga komisaris di Bayan Group, kemudian menggunakan CSR Bayan Group untuk memberangkatkan kepala daerah melalui Purnomo Yusgiantoro Center yang bekerja sama dengan Lemhannas ke Singapura," kata Bima di Kompleks Parlemen, Senin (20/7/2026).
Menurut Bima, Kemendagri merekomendasikan kepala daerah yang dinilai membutuhkan penguatan kapasitas, terutama dari wilayah yang masih tertinggal.
Melalui program tersebut, para peserta diharapkan dapat mempelajari praktik tata kelola pemerintahan yang baik hingga strategi membangun kemandirian ekonomi daerah.
"Tugas Kemendagri adalah merekomendasikan kepala daerah yang sudah dipilih, terutama dari daerah yang masih tertinggal, agar mereka bisa belajar banyak hal di Singapura, mulai dari good governance, pengelolaan sampah, hingga kemandirian daerah," ujarnya.
Ia mengatakan materi pelatihan tidak hanya berfokus pada tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi, tetapi juga mencakup pengelolaan sampah yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.
Baca Juga: Kemendagri Wajib Perkuat Pembinaan Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon










