Gubernur Kaltim Larang Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik dan Liburan

AKURAT.CO Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengingatkan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadi, termasuk mudik Lebaran dan liburan.
Ia menegaskan, kendaraan dinas merupakan fasilitas operasional pemerintahan yang dibeli dengan uang rakyat, sehingga tidak sepatutnya digunakan untuk kepentingan di luar tugas kedinasan.
"Tolong ini menjadi perhatian. Kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk mudik Lebaran, kecuali dalam rangka tugas resmi, seperti Dinas Perhubungan yang bertugas memantau arus mudik," ujar Rudy, Kamis (27/3/2025).
Gubernur juga menekankan bahwa penggunaan kendaraan dinas dalam kondisi lalu lintas padat dengan plat merah sangat mencolok dan bisa menimbulkan kesan negatif di masyarakat.
Ia menyadari, banyak pegawai Pemprov Kaltim berasal dari berbagai daerah, seperti Paser, Bontang, Kutai Timur, Berau, dan Kutai Barat, yang mungkin berencana pulang kampung saat Lebaran.
Baca Juga: Prabowo Terima Kajian Strategis Lemhannas, Minta Perkuat Ketahanan Nasional
Namun, ia mengingatkan agar mereka tetap mematuhi aturan dan tidak menyalahgunakan fasilitas negara.
"Saya ingatkan sekali lagi, jangan gunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk liburan," tegasnya.
Sebagai informasi, Paparan Kinerja Perangkat Daerah juga diikuti oleh Wakil Gubernur Seno Aji dan Sekda Sri Wahyuni dari Ruang Heart of Borneo, Kantor Gubernur Kaltim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








