Harga Cabai Melonjak di Pasar Inpres Kotapinang, Emak-Emak Irit Belanja

AKURAT.CO, Belum hilang dari benak kita kelangkaan minyak goreng, saat ini menyambung melonjaknya kebutuhan keluarga seperti cabai merah/hijau dan bahan pangan lainnya.
Pantauan media kenaikan ini berimbas kepada pedagang sayuran yang ada di pasar inpres dengan lonjakan harga cabai merah, hijau, bawang merah, tomat yang signifikan menjadikan pelanggan sepi untuk berbelanja.
Seperti yang diutarakan Maharani (26) yang sering disapa Bu Ani kepada AKURAT.CO Kamis (16/06/2022), cabai merah dan bahan bumbu lainnya naik membuat pelangan ibu-ibu rumah tangga yang biasanya setiap hari datang ke pasar inpres tidak datang ke pasar.
"Gimana saya tidak menaikkan harga cabai dan bahan bumbu lainya pak, sementara pembelian saya dari pemasok juga naik," ucap Ani, Kamis (16/06/2022).
Seiring situasi kenaikan tersebut warga Kotapinang, Syahfitri (43) ibu rumah tangga yang lagi berbelanja kebutuhan bumbu bahan dapur untuk keluarganya di pasar inpres mengatakan mengurangi belanja.
"Kalau sudah begini mau tak mau kami sebagai ibu rumah tangga tetap membeli, namun kami mengurangi takaran pembelian bumbu masak dapur kami," katanya.
"Gimana kami tidak beli cabai dan bahan lainya ini merupakan kebutuhan primer yang harus saya siapkan sehari-harinya sebagai resep bumbu masak dirumah saya," imbuhnya.
Kepala dinas Disperindakkop melalui sekretarisnya Hendrik saat dikomfirmasi mengenai kenaikan harga cabai dan lainnya menjelaskan naiknya harga cabai merah, bawang merah dan lain-lainnya diakibatkan harga pupuk non subsidi yang cukup tinggi sementara pupuk subsidi petani susah untuk mendapatkannya.
Disamping itu iklim atau cuaca tidak mendukung saat penanaman cabai dilapangan sehingga panen petani tidak maksimal
"Situasi kenaikan harga cabai dan bahan pokok lainnya ini bukan hanya didaerah kita, kenaikan ini menyeluruh dan bisa kita lihat di geogle bisnis pasar hari ini," kata sekretaris sambil menyudahi pembicaraan. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



