Eks Presiden JFA Kozo Tashima Resmi Tantang Gianni Infantino untuk Pemilihan Presiden FIFA

AKURAT.CO, Presiden Kehormatan Federasi Sepakbola Jepang (JFA), Kozo Tashima, secara resmi mengajukan diri sebagai penantang Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031.
Kozo Tashima adalah orang kedua setelah eks pesepakbola asal Swiss, Ramon Vega, yang secara terbuka menyatakan bahwa ia bersedia menantang Gianni Infantino pada Kongres FIFA yang bakal dihelat di Rabat, Maroko, Maret mendatang.
The Guardian menyebut bahwa Kozo Tashima yang pernah menjadi pesepakbola pada periode 1979-1982 punya banyak sekutu di Eropa. Ia dikabarkan sudah berbicara dengan koleganya dari Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) pada Kongres Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di Tokyo, Jepang, Oktober lalu.
“Saya bersyukur saya bisa melakukan pengumuman ini dengan dukungan penuh Asosiasi Sepakbola Jepang,” kata Kozo Tashima.
Baca Juga: AFC Resmi Dukung Gianni Infantino untuk Pemilihan Presiden FIFA
“Ini bukan soal menang atau kalah tetapi soal menyampaikan kepada dunia sikap yang benar, bersuara, dan jujur yang sudah dibangun sepakbola Jepang. Apa yang FIFA butuhkan saat ini adalah nilai-nilai itu terlindungi. Kami memutuskan untuk maju demi menawarkan ini kepada dunia.”
Pencalonan Tashima bolah dikatakan “intriguing” karena diumumkan kurang dari dua pekan sejak Presiden AFC, Sheikh Salman Bin Ibrahim Al Khalifa, menyatakan bahwa konfederasinya mendukung Gianni Infantino untuk pemilihan Presiden FIFA tahun mendatang.
Sikap Salman yang dinyatakan di Kongres AFC di Tokyo tersebut adalah “putar arah” selepas ia bersama UEFA dan Concacaf (Konfederasi Sepakbola Amerika Utara-Tengah dan Karibia) menentang Infantino sehubungan proposal penjualan saham Piala Dunia yang diajukan sang presiden.
Praktis, dukungan AFC membuat potensi Infantino untuk kembali menduduki tampuk kekuasaan FIFA semakin kuat. Kini, hanya UEFA dan Concacaf yang masih bertahan dengan perlawanan terhadap Infantino.
Pencalonan Kozo Tashima berarti pula Jepang akan mengambil sikap berbeda dengan konfederasinya pada pemilihan tahun depan. Pada saat yang sama, Tashima kemungkinan akan berusaha menarik dukungan dari UEFA dan Concacaf.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








