Sejumlah Oposan Desak Gianni Infantino Lengser, Ancam Tak Bekerjasama dengan FIFA

AKURAT.CO, Sejumlah penentang Gianni Infantino tampaknya tak mau menunggu sampai Kongres FIFA tahun depan untuk melengserkan sang presiden.
BBC menyebut bahwa para oposan mengancam untuk mengambil sikap tak mau bekerjasama dengan FIFA selama Gianni Infantino masih menduduki kursi presiden.
Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) adalah yang paling terdepan menentang Gianni Infantino.
Polemik ini bermula dari inisiatif Infantino membentuk anak perusahaan yang mengelola bisnis acara FIFA seperti Piala Dunia.
Pembentukan anak perusahaan yang disebut dengan FIFA Forward Enterprise (FFE) itu mengundang pihak swasta untuk berinvestasi.
Tawaran yang diajukan Infantino adalah FFE memungkinkan setiap anggota mendapat dana sebesar USD40 juta atau sekitar Rp723 miliar per tahun.
UEFA menentang inisiatif ini karena menganggap independensi FIFA bisa goyah dengan membiarkan pihak swasta mengucurkan uangnya ke sejumlah turnamen-turnamen besar.
https://www.akurat.co/bola/879068/independensi-fifa-atau-bisnis-gianni-infantino-erick-thohir-pilih-utang-budi
Hal lain yang tak kalah pelik yang membuat UEFA berang adalah proses FFE yang dianggap tak transparan.
Infantino sendiri akhirnya membatalkan FFE namun tindakan tersebut tak menyurutkan gelombang penentangan yang menginginkannya lengser.
Setelah Federasi Sepakbola Wales (FAW) menyatakan diri sebagai negara pertama yang menarik dukungan untuk Gianni Infantino, UEFA berencana mengajukan gugatan hukum atas aksi Infantino membentuk FFE.
UEFA juga meminta FIFA mempertahankan seluruh dokumen yang berhubungan dengan FFE untuk dijadikan material gugatan.
"Ini adalah seruan yang sangat jelas untuk bertindak terkait proses tata kelola yang sangat buruk yang mengarah pada inisiatif FFE," kata Wakil Presiden UEFA, Laura McAllister.
Salah satu cara lain melengserkan Infantino adalah melalui pertemuan luar biasa anggota Dewan FIFA. Rapat tersebut bisa digelar jika 19 dari 37 anggota Dewan FIFA memintanya.
Komposisi Dewan FIFA saat ini adalah sembilan dari UEFA, tujuh dari AFC, lima dari Concacaf, enam dari CAF, lima dari Conmebol, tiga dari Oseania, serta masing-masing satu adalah Infantino sendiri serta Sekretaris Jenderalnya, Mattias Grafstrom.
Jika konstelasi harus diputuskan di Kongres FIFA yang digelar di Rabat, Maroko, Maret mendatang, anggota-anggota dari Asia bakal memainkan posisi penting untuk memenangkan Infantino.
Komposisi anggota FIFA saat ini adalah UEFA punya 55 suara, Afrika 54, Asia 46, Concacaf 35, Oceania sebelas, dan Conmebol sepuluh.
Adapun AFC secara organisasi berpihak pada UEFA dan Concacaf menentang FFE. Sementara CAF, Conmebol, dan Oseania tak mengkritik FFE.
Indonesia sendiri melalui Ketum PSSI, Erick Thohir, bahkan secara terbuka mendukung FFE. Negara-negara lain yang mendukung Infantino adalah Maroko, Kuwait, Qatar, Lebanon, dan Sri Lanka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







