Erick Thohir Tegaskan Jairo Riedewald Masih Terkendala untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia

AKURAT.CO Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan bahwa proses naturalisasi Jairo Riedewal bakal tertunda. Hal ini lantaran masih ada kendala dalam proses naturalisasi Jairo Riedewald.
Erick menjabarkan hawa permasalahan dokumentasi menjadi batu penghalang untuk PSSI bisa segera menaturalisasi Jairo Riedewald. Erick mengatakan permasalahan ini sama persis seperti saat akan menaturalisasi Maarten Paes kala itu.
Baca Juga: Ole Romeny Tinggal Ambil Sumpah WNI, Naturalisasi Jairo Riedewald Bakal Diproses
Meman proses naturalisasi Maarten Paes kala itu terkendala bahkan sempat dibawa ke Pengadilan Arbitase Olahraga atau Court of Arbitration of Sport (CAS).
Maarten Paes diketahui pernah membela Timnas Belanda U-21 di ajang Kualifikasi Piala Eropa U-21, 15 November 2020 lalu. Maarten Paes sudah berusia 22 tahun saat memainkan laga melawan Belarusia U-21 selama 90 menit.
Kala itu Piala Eropa U-21 sempat tertunda satu tahun akibat COvid-19. Sehingga Maarten Paes dinilai tidak melanggar.
Akibat permasalahan tersebut Maarten Paes baru bisa melakoni debut saat Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi pada 6 September 2024. Padahal, Paes sudah mempunyai paspor Indonesia sejak 30 April 2024.
Tak mau permalasahan ini terulang kembali, Erick Thohir kini lebih berhati-hati dalam melanjutkan proses naturalisasi Jairo Riedewald. Erick kini ingin memastikan terlebih dahulu dalam dokumen Jairo.
“Jairo sepertinya surat-menyuratnya belum bisa sempurna, karena memang kalau kita ingat, dulu kendalanya Maarten Paes juga hampir 8 bulan waktu itu," kata Erick Thohir.
"Nah, Jairo kebetulan sudah sangat welcome, tetapi surat-suratnya (dokumennya) belum kuat," ujarnya menambahkan.
Namun kini Erick Thohir masih terus berkonsultasi dengan pihak lawyer PSSI untuk melihat peluang Jairo Riedewald bisa membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jairo Riedewald Belum Bisa Dinaturalisasi, Menpora Sebut Ada Masalah Berkas!
Belum menemukan solusi atas permasalahan ini. Erick pun tidak mau memaksakan hal ini dan ujung akan mendapatkan penolakan dari FIFA.
“Kami enggak mau ajuan kita kepada FIFA ditolak, akhirnya FIFA tidak percaya kepada kita lagi seakan-akan kita memaksakan," tutur Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
Sebagai informasi, Jairo telah melakukan debut untuk Timnas Senior Belanda di laga Kualifikasi EURO 2016 kontra Turki pada 6 September 2015. Ketika itu Jairo berusia 19 tahun.
Berdasarkan aturan FIFA, pemain yang berusia di bawah 21 tahun dan pernah debut di timnas senior, masih bisa berganti federasi. Aturan kedua adalah pemain tersebut caps-nya tidak lebih dari tiga kali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil







