Terpilih Jadi Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany Ingin Pemainnya Berani dan Agresif

AKURAT.CO, Sejalan dengan Barcelona yang resmi mengumumkan Hansi Flick sebagai pelatih, raksasa Jerman yang pernah menjadi klubnya Flick juga resmi memilih juru taktik anyar: Vincent Kompany.
Vincent Kompany, 38 tahun, resmi ditunjuk untuk menggantikan Thomas Tuchel di Bayern Muenchen pada Rabu (29/5). Pelatih asal Belgia itu dikontrak selama tiga musim bersama Muenchen.
Memilih Vincent Kompany cukup unik bagi Muenchen karena sejatinya eks Kapten Manchester City itu tidak dalam kondisi positif dengan klubnya musim lalu. Kompany gagal mempertahankan Burnley di Liga Primer Inggris.
Baca Juga: Vincent Kompany Dikabarkan Bakal 'Deal' dengan Bayern Muenchen Akhir Pekan Ini
Melatih Muenchen berarti pula Kompany akan berhadapan dengan pemain berpengalaman yang pernah menjadi lawannya semasa masih bermain seperti Thomas Mueller.
Juga menghadapi tekanan yang besar karena melatih klub sekelas Bayern Muenchen tak ada toleransi untuk tak meraih gelar setiap musim. Die Rotten juga selalu menjadi favorit di Liga Champions setiap musim.
Menghadapi kondisi tersebut, Kompany mengatakan bahwa ia ingin pemain Muenchen di bawah asuhannya bermain dengan berani. Ia mengawali ucapannya dengan menyatakan latar belakangnya sebagai anak yang tumbuh di jalanan.
“Sebagai seorang pelatih, Anda harus melatih dengan diri Anda sebagai seorang pribadi. Saya tumbuh di jalanan di Brussels (ibukota Belgia), saya ingin pemain Bayern Muenchen berani dan punya kepribadian dengan bola,” kata Kompany sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Diisukan Gantikan Thomas Tuchel di Bayern Muenchen, Vincent Kompany Masih Bungkam
“Saya ingin tim yang agresif. Saya ingin tim saya mewakili karakter saya, berani dan agresif.”
Jerman sendiri bukanlah tempat yang asing bagi Kompany karena ia pernah bermain di Bundesliga selama dua musim pada 2006-2008 bersama Hamburg. Namun karier panjangnya terjadi di Manchester City dalam periode 2008-2019.
Ia juga punya pengalaman yang cukup signifikan dalam hal pelatih yang pernah melatihnya semasa menjadi pemain. Selama di City, ia dilatih oleh Mark Hughes, Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, dan Pep Guardola.
Satu hal lagi, semasa masih di Hamburg, Kompany pernah dilatih oleh Pelatih Persija Jakarta saat ini, Thomas Doll. Adapun Doll melatih Hamburg dalam periode Oktober 2004–Februari 2007.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Prabowo Pimpin Ratas Kabinet, Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








