PSSI: Penyelesaian Penolakan Klub Lepas Pemain ke Timnas U-23 Tunggu Shin Tae-yong Pulang

AKURAT.CO, Salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Endri Erawan, mengatakan bahwa penyelesaian polemik pemanggilan pemain Timnas Indonesia U-23 masih menunggu kepulangan Shin Tae-yong dari Eropa.
Menurut Endri Erawan, Shin Tae-yong dalam posisinya sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-23 harus duduk bersama PSSI, operator kompetisi, dan klub untuk mendapatkan pemecahan persoalan.
"Nanti semua harus ketemu, tidak bisa (hanya) saya ketemu klub atau PT Liga (Indonesia Baru-operator kompetisi), enggak bisa juga (hanya) ketemu Shin Tae-yong. Jadi harus bertemu semuanya satu meja agar bisa menyelesaikan masalah ini," kata Endri Erawan pasca laga final Liga 1 Indonesia U-20 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/3).
Baca Juga: PSSI Hapuskan Regulasi U-23, Pieter Huistra tetap Tolak Lepas Pemain Borneo FC ke Timnas
"Agar supaya tidak terjadi penolakan lagi dari klub-klub. Karena agenda Timnas merupakan kualifikasi olimpiade dan mudah-mudahan hal tersebut bisa jadi.pertimbangan kita semua untuk membantu Timnas."
Sejumlah klub yang pemainnya berpotensi dipanggil oleh Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 2024 sudah menyatakan penolakan melepas pemainnya.
Di antaranya adalah Borneo FC, Persija Jakarta, dan PSS Sleman. Alasannya adalah mereka masih membutuhkan para pemain tersebut untuk Liga 1 yang memasuki fase akhir serta Piala Asia U-23 bukan merupakan agenda FIFA.
PSSI sebenarnya sudah memberikan jalan keluar dengan membatalkan kewajiban klub menurunkan pemain U-23 di sebelas pemain pertama setiap laga. Endri memahami penolakan dari klub meski sudah ada kebijakan tersebut sehubungan dengan jumlah pemain yang dipanggil.
Baca Juga: Shin Tae-yong ke Belanda Lobi Utrecht untuk Lepas Ivar Jenner di Piala Asia U-23
"Pasti, jelas (ada penolakan). Karena memang dari list yang dikeluarkan STY masih ada klub yang dipanggil U-23 lebih dari dua (pemain) , mungkin tiga, empat, atau lima," kata Endri Erawan.
"Jadi artinya kita belum ada titik temu antara klub dan pelatih. Jadi mudah-mudahan dengan kembalinya STY ke Jakarta kita akan coba diskusi lagi dengan pelatih untuk mencarikan jalan terbaik, tidak merugikan klub juga, tetapi membantu Timnas U-23 juga."
Adapun Shin Tae-yong saat ini masih berada di Eropa untuk memantau sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkiprah di sana.
Pada saat yang sama, pelatih asal Korea Selatan itu juga melihat potensi pemain keturunan yang bisa diboyong ke Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








