Moto3 Malaysia: Veda Ega Pratama Akui Podium Kedua di Sepang Adalah Pencapaian Terbesarnya

AKURAT.CO, Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengukir sejarah luar biasa pada seri ke-19 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 GP Malaysia di Sirkuit Internasional Petronas Sepang, Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026).
Rookie Honda Team Asia berusia 17 tahun tersebut secara fantastis mengamankan podium kedua (P2) setelah menyajikan aksi balapan yang cerdik dan penuh determinasi sepanjang 15 putaran di Moto3 Malaysia.
Mengawali balapan Moto3 Malaysia dari posisi kedelapan (P8), Veda Ega Pratama berhasil mengantongi 20 poin krusial sekaligus mencatatkan podium tertingginya sejauh ini di panggung kejuaraan dunia.
Keberhasilan meraih podium di Sepang terasa makin emosional lantaran dicapai secara langsung di hadapan jajaran keluarga serta ribuan pendukung Indonesia yang memadati tribune Sirkuit Sepang.
Baca Juga: Moto3 Malaysia: Veda Ega Pratama Rebut Podium Kedua Lewat Drama Lap Terakhir
"Saya sangat, sangat senang dengan podium di Sepang ini, terutama karena keluarga saya datang langsung untuk menonton balapan, bersama dengan begitu banyak penggemar. Hal itu membuat hasil ini menjadi jauh lebih spesial," kata Veda dipetik dari keterangan resmi Honda Team Asia.
Veda Ega Pratama Bangkit dari Kesalahan Start di Tengah Lintasan Licin Moto3 Malaysia
Perjuangan pembalap bernomor start 9 asal Gunungkidul tersebut sejatinya tidak diraih dengan mudah. Veda sempat melakukan kesalahan kecil saat persiapan di garis start yang membuat momentum peluncuran awalnya kurang maksimal.
Namun, ketenangan dan kematangan bertarung membuat Veda perlahan merangkak naik memangkas jarak ke kelompok terdepan di tengah kondisi aspal Sepang yang licin.
"Di garis start, saya melakukan kesalahan saat persiapan, jadi peluncuran awal saya tidak sebagus yang saya inginkan. Setelah itu, saya hanya berusaha untuk tetap fokus karena kondisi lintasan sangat licin, dan saya tahu sangat penting untuk menghindari kesalahan," jelas Veda.
"Saya terus bertarung dengan pembalap lain, mencoba memangkas jarak ke posisi depan dan bertahan di kelompok terdepan. Akhirnya saya berhasil finis di P2 (+3,734 detik). Ini adalah pencapaian terbesar saya sejauh ini, dan saya ingin menikmati momen ini."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







