China Masters: Ganda Putri dan Ganda Campuran Membaik, Pembuktian di Shenzhen Pekan Ini
Leo Farhan | 15 September 2025, 18:19 WIB

AKURAT.CO, Rangkaian tur Asia Timur berlanjut ke China Masters 2025 yang bergulir pada 16–21 September di Shenzhen, China. Turnamen berlevel Super 750 ini bakal jadi panggung penting bagi para wakil Merah Putih.
Dua sosok penting di Pelatnas PBSI, Karel Mainaky dan Rionny Mainaky, angkat bicara soal harapan dan peluang dengan performa anak-anak asuh di Negeri Tirai Bambu nanti.
Karel Mainaky yang bertanggung jawab di sektor ganda putri menyebut bahwa sektornya menunjukkan potensi positif meski masih perlu banyak pembenahan menjelang China Masters.
Baca Juga: Hong Kong Terbuka: Apriyani/Fadia dan Ana/Meilysa Tersingkir, Ganda Putri Indonesia Habis
Penampilan pasangan debutan Ana/Trias dan Rachel/Febi dinilai sudah cukup baik, hanya saja ada hal yang mesti ditingkatkan sebelum berangkat ke China Masters.
"Secara permainan dan chemistry sudah terlihat klop. Hanya memang masih diperlukan waktu dan pengalaman bertanding untuk menumbuhkan keyakinan di lapangan," kata Karel Mainaky melalui keterangan resminya, Senin (15/9).
Namun, pekerjaan rumah masih menanti pasangan Lanny/Tiwi yang belum menemukan ritme dan pola permainan ideal. Karel berharap di China Masters nanti anak asuhnya bisa memperbaiki penampilan.
"Beberapa momen kemarin ada kesalahan sendiri yang membuat mereka down, itu yang tidak boleh terulang," kata Karel.
Sementara itu, Pelatih Kepala Sektor Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Rionny Mainaky, menyoroti penampilan pasukannya yang tengah berada di jalur positif.
Baca Juga: Rionny Mainaky Nilai Ganda Campuran Sudah Maksimal, Tinggal Ketahanan Mental di Momen Kritis
Tiga pasangan andalan, yakni Jafar/Felisha, Amri/Nita, dan Adnan/Indah, disebut menunjukkan perkembangan signifikan.
"Selain Jafar/Felisha dan Amri/Nita yang sudah cukup baik, Adnan/Indah juga mulai mengikuti. Mereka bisa bersaing di level atas, bahkan menembus semifinal Super 500 di Hong Kong dengan mengalahkan pasangan unggulan," jelas Rionny.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya konsistensi dan mental bertanding. Dia berharap anak asuhnya tidak cepat puas dan segera bisa menemukan konsistensi permainan
"Semua masih harus belajar: bagaimana konsisten di lapangan, keluar dari tekanan, tidak terburu-buru, mengurangi mati sendiri, dan tetap yakin," jelas Rionny.
"Ini jadi uji kompetensi lagi buat tiga pasangan ganda campuran. Levelnya lebih tinggi dari minggu lalu, otomatis tekanannya juga lebih besar. Tapi saya yakin anak-anak bisa handle."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







