Canelo Alvarez Sesumbar Bakal Nodai Catatan tak Terkalahkan Terence Crawford
Leo Farhan | 24 Juni 2025, 13:19 WIB

AKURAT.CO, Saul Alvarez sesumbar bahwa ia bakal memberikan kekalahan perdana untuk Terence Crawford dalam bentrok mereka di Las Vegas, Amerika Serikat, 13 September mendatang.
Terence Crawford adalah petinju yang memiliki catatan sempurna dengan 41 pertarungan (31 KO) tanpa kekalahan ataupun hasil imbang sebelum naik dua kelas untuk menantang Canelo-julukan Saul Alvarez-untuk sabuk dunia kelas menengah super tak terbantahkan.
Rekor Terence Crawford bisa saja pecah, pasalnya dia harus menghadapi Canelo di kelas andalan sang lawan. Sebaliknya, petinju asal Meksiko itu menyebut di atas kertas dia punya catatan yang lebih unggul dibanding Crawford.
Baca Juga: Kalahkan William Scull, Canelo Alvarez Langsung Bersiap untuk Terence Crawford September Nanti
"Saya memiliki pengalaman, kekuatan, dan saya yakin saya memiliki keunggulan dalam hal berat badan. Ini akan menjadi pertarungan yang bagus, tetapi saya di sini untuk menang," kata Canelo Alvarez dikutip Sky Sport.
Canelo Alvarez mengakui bahwa laga kali ini bukan pertarungan yang mudah baginya karena Crawford nekat untuk naik kelas agar bisa berduel dengannya. Untuk itu, dia bakal berusaha menyiapkan diri sebaik mungkin.
"Saya pernah bukan favorit dan juga pernah menjadi favorit. Saya pernah berada di kedua situasi tersebut, tetapi saya akan sangat disiplin. Saya akan memberikan yang terbaik di kamp pelatihan," jelas petinju yang memiliki rekor 63 (39 KO) kemenangan itu.
"Ini akan menjadi salah satu pertarungan terbaik saya sepanjang sejarah. Bagi saya sangat penting untuk memenangi pertarungan ini. Saya seorang pemenang. Jadi, saya sangat gembira bisa berada di atas ring."
Canelo menjalani pertarungan terakhir ketika dia mempertahankan gelar juara dunia tak terbantahkan di kelas menengah super melawan William Scull pada Mei 2025 lalu di Riyadh, Arab Saudi.
Sementara Crawford terakhir kali naik ke atas ring untuk memenangi gelar juara kelas menengah ringan interim WBA dan gelar WBO yang kosong saat melawan Israil Madrimov pada Agustus 2024 lalu.
Petinju asal Amerika Serikat yang juga juara dunia di empat kelas berbeda itu menegaskan bahwa ia tidak gentar dan akan menjawab keraguan orang-orang yang mempertanyakan keputusan beraninya melawan Canelo.
"Ini hanya memotivasi saya untuk pergi ke sana dan menampilkan performa yang hebat. Ini adalah laga kepulangan saya. Saya berharap untuk menang bagaimanapun caranya," kata Crawford.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







