AS Terbuka: Singkirkan Muchova, Jessica Pegula Tantang Aryna Sabalenka di Partai Puncak

AKURAT.CO, Jessica Pegula mempertahankan gengsi tuan rumah dengan memastikan satu tempat di final AS Terbuka 2024.
Sukses ini diperoleh oleh Jessica Pegula melalui kemenangan “comeback” atas wakil Republik Ceko, Karolina Muchova, di semifinal AS Terbuka.
Bertanding di Stadion Arthur Ashe, New York, Amerika Serikat, Kamis (5/9) atau Jumat pagi WIB, Jessica Pegula mengalahkan Muchova dengan skor 1-6, 6-4, dan 6-2 di semifinal AS Terbuka.
Baca Juga: AS Terbuka: Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka Belum Temui Hambatan di Laga Perdana
Pegula mengatakan bahwa kemenangannya atas Karolina Muchova terinspirasi dari kekalahan di set pertama. Petenis berusia 30 tahun ini menggambarkan set pertama dengan ungkapan “dipermalukan”.
“Saya datang dengan tenang tetapi di bermain luar biasa, dia membuat saya terlihat seperti seorang pemula,” ucap Pegula usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya nyaris menangis karena itu membikin malu, dia menghancurkan saya. Jujur, saya tidak tahu bagaimana saya membalikkan (situasi).”
Kemenangan ini menjadi final grand slam pertama dalam karier Pegula. Sebelumnya ia hanya bisa mencapai perempat final di lima grand slam dalam rentang 2021-2023.
Di final, Pegula sudah ditantang lawan berat asal Belarusia, Aryna Sabalenka. Adapun Sabalenka mencapai partai puncak AS Terbuka dengan mengalahkan petenis tuan rumah lainnya, Emma Navarro.
Bermain sebelum laga Pegula versus Muchova di lapangan yang sama, Aryna Sabalenka menang dua set langsung dengan skor 6-3 dan 7(7)-6(2).
Baca Juga: AS Terbuka: Alexander Zverev Amankan Perempat Final, Juara Bertahan Coco Gauff Tersingkir
Mengalahkan Navarro dan bersiap menghadapi Pegula di final membuat Sabalenka harus menghadapi kebisingan suporter tuan rumah.
Secara satir, Sabalenka menyebut bahwa kini suporter di arena mulai mendukungnya setelah di beberapa laga menyorakinya.
“Well, sekarang Anda mendukung saya, tetapi sedikit terlambat,” kata Sabalenka.
“Ini sangat berarti dan sekalipun Anda mendukung dia (Navarro) saya tetap merinding karena sorakan Anda.”
Bagi Sabalenka, final tahun ini adalah yang kedua di AS Terbuka setelah tahun lalu di mana ia dikalahkan oleh Coco Gauff.
Pada final yang akan digelar Sabtu (7/9) nanti, Sabalenka berpeluang meraih gelar grand slam ketiga setelah ia memenangi dua yang pertama di Australia Terbuka pada 2023 dan 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








