SWA Apresiasi Perusahaan dengan Reputasi dan Engagement Karyawan Terbaik

AKURAT.CO SWA Media Group bersama Business Digest kembali memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai mampu membangun reputasi kuat serta menciptakan keterikatan karyawan yang positif dan berkelanjutan.
Apresiasi tersebut diberikan melalui tiga ajang penghargaan, yakni Indonesia Most Reputable Companies 2026, Indonesia Most Reputable Companies Champions 2026, dan Indonesia Best Employee Engagement 2026.
Penghargaan tersebut digelar di Hotel Shangri-La Jakarta dan menjadi bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang mampu menjawab perubahan ekspektasi pelanggan, investor, karyawan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Indonesia Most Reputable Companies 2026 menyoroti kemampuan perusahaan membangun reputasi positif dan terpercaya. Sementara itu, Indonesia Most Reputable Companies Champions 2026 diberikan melalui proses seleksi yang mencakup penjaringan, seleksi administrasi, hingga presentasi di hadapan dewan juri.
Adapun Indonesia Best Employee Engagement 2026 berfokus pada kemampuan perusahaan menciptakan keterikatan, rasa memiliki, serta hubungan positif antara karyawan dan organisasi.
Reputasi Perusahaan Makin Dipengaruhi Kepercayaan Stakeholder
Group Chief Editor SWA, Kemal Effendi Gani, mengatakan perubahan ekspektasi stakeholder berlangsung semakin cepat. Menurutnya, perusahaan kini menghadapi pertanyaan yang lebih luas dibandingkan sekadar kualitas produk dan layanan.
“Dulu mungkin pelanggan kita cukup bertanya apakah produk yang dihasilkan sudah bagus atau belum. Namun sekarang mereka juga bertanya apakah perusahaan ini bisa dipercaya atau tidak,” ujar Kemal saat ajang awarding di Hotel Shangri-La Jakarta, (10/10/2026).
Perubahan ekspektasi juga terjadi di kalangan investor. Kemal mengatakan investor kini tidak hanya mempertimbangkan tingkat pengembalian investasi, tetapi juga bagaimana perusahaan dikelola.
“Investor sekarang tidak hanya bertanya berapa return-nya, tetapi juga bagaimana perusahaan tempat mereka berinvestasi dikelola dengan baik,” tambah Kemal.
Menurutnya, karyawan juga memiliki pertimbangan yang semakin luas dalam melihat hubungan mereka dengan perusahaan. Kompensasi bukan lagi satu-satunya faktor karena talenta saat ini turut memperhatikan makna pekerjaan, kesempatan menyampaikan pendapat, peluang pengembangan diri, serta kebanggaan menjadi bagian dari organisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia






