Turis Malaysia Kuasai Kunjungan ke PIK, Belanja Produk Lokal Jadi Daya Tarik Utama

AKURAT.CO Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) terus mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata urban terintegrasi yang diminati wisatawan mancanegara.
Sepanjang tahun 2025, wisatawan asal Malaysia tercatat menjadi penyumbang kunjungan terbesar dengan tren yang relatif stabil.
Tourism Planning PIK Tourism Board, Ricky Adiputra, mengatakan karakter wisatawan Malaysia berbeda dibandingkan pasar lain yang cenderung musiman.
“Wisatawan Malaysia hampir selalu datang sepanjang tahun, tidak tergantung periode tertentu,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, tingginya kunjungan dipengaruhi oleh kedekatan geografis, kemiripan budaya, serta kemudahan akses penerbangan langsung.
Selain itu, konsep kawasan PIK yang mengintegrasikan wisata, kuliner, dan ritel dalam satu ekosistem menjadi daya tarik utama.
Aktivitas belanja menjadi magnet utama bagi wisatawan tersebut. Produk lokal seperti fesyen, parfum, hingga skincare menjadi incaran utama saat berkunjung.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB: Terjadi Tsunami Minor
Kawasan By The Sea PIK disebut sebagai pusat pergerakan wisatawan, terutama pada siang hingga sore hari.
Beragam tenant lokal di kawasan ini menawarkan produk yang diminati wisatawan mancanegara.
Fenomena menarik juga terlihat dari kebiasaan wisatawan yang membawa koper saat berkunjung.
“Banyak yang datang dengan koper, baik setelah tiba dari bandara maupun sebelum kembali ke negaranya. Mereka hampir selalu menyempatkan diri untuk berbelanja,” kata Ricky.
Sebagian wisatawan bahkan memanfaatkan kunjungan tersebut untuk membuka jasa titip (jastip), sehingga produk lokal turut dipasarkan ke negara asal, khususnya Malaysia.
Secara keseluruhan, kawasan PIK mencatat sekitar 18 juta kunjungan sepanjang 2025 dan menargetkan 31 juta kunjungan pada 2026.
Selain Malaysia, wisatawan dari Brunei menunjukkan pola konsumsi serupa terhadap produk lokal.
Sementara itu, wisatawan dari China dan Taiwan cenderung memanfaatkan kawasan ini untuk kepentingan bisnis.
Sejumlah destinasi seperti Pantjoran PIK, Aloha PIK, dan Sunset Pier PIK turut memperkuat daya tarik kawasan ini sebagai destinasi wisata berbasis pengalaman di Jakarta.
Baca Juga: Jadi Perpanjangan Tangan Cipayung, Ricky Soebagdja Resmi Jabat Kepala Pelatwil PBSI 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






