Akurat Logo

Konser Andrea Bocelli Diharapkan Perkuat Ruang Diplomasi Kebudayaan Indonesia

Siti Nur Azzura | 31 Oktober 2026, 22:22 WIB
Konser Andrea Bocelli Diharapkan Perkuat Ruang Diplomasi Kebudayaan Indonesia
Poster konser "Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary Tour" di Indonesia yang akan digelar di Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 31 Oktober dan JIExpo Kemayoran Jakarta pada 3 November 2026. - Instagram/shoemakerlive

AKURAT.CO Penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah, diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dan pertunjukan musik berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga membawa manfaat yang lebih luas bagi bangsa dan negara.

Kehadiran maestro musik dunia di Indonesia merupakan kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kerajhmahan masyarakat, serta nilai-nilai toleransi dan persaudaraan yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

Kegiatan seni dan kebudayaan bertaraf internasional merupakan langkah positif dalam membuka ruang diplomasi kebudayaan, memperkuat hubungan antarbangsa, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah berbagai peristiwa kebudayaan dunia.

Baca Juga: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Bawa Misi Donasi 100 Ribu Sepatu untuk Anak Palestina

Kyai senior, Drs. KH. Taufik Rahman Abdul Syakur, memandang bahwa seni dan musik memiliki kekuatan universal untuk menyatukan manusia tanpa memandang perbedaan agama, bangsa, suku, maupun latar belakang sosial.

Dalam situasi dunia yang masih diwarnai berbagai konflik dan ketegangan geopolitik, momentum kebudayaan seperti ini diharapkan dapat memperkuat pesan perdamaian, dialog, dan solidaritas kemanusiaan.

Baca Juga: Pesan Perdamaian dari Konser Andrea Bocelli di Tengah Perang dan Konflik Dunia

"Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi bangsa, memperkuat diplomasi kebudayaan, serta semakin meningkatkan citra dan kehormatan Indonesia di panggung dunia," ujar KH. Taufik Rahman Abdul Syakur, Sabtu (31/10/2026).

Sahabat Presiden ke-4 Republik Indonesia KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini juga berharap agar Indonesia terus menjadi rumah bagi perjumpaan budaya dan peradaban dunia.

Dengan semangat persatuan, keterbukaan, dan penghormatan terhadap keberagaman, Indonesia dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun hubungan internasional yang harmonis serta berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.