Akurat Logo

Ogah Disebut Terlibat Acara Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Status Kehadirannya

Nuzulul Karamah | 31 Oktober 2026, 10:49 WIB
Ogah Disebut Terlibat Acara Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Status Kehadirannya
Raffi Ahmad

AKURAT.CO Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, akhirnya buka suara memberikan klarifikasi usai namanya terseret dalam dinamika acara deklarasi Sumpah Pemuda pada Kamis (28/10/2026).

Sama halnya dengan kreator konten Willie Salim, Raffi menegaskan bahwa posisi dirinya dalam acara tersebut murni sebatas tamu undangan.

Baca Juga: Raffi Ahmad Tulis Pesan Mendalam untuk Andre Taulany dan Amanda Rigby: Semoga Saling Menguatkan

​Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, presenter tersohor ini membeberkan kronologi keterlibatannya yang terkesan mendadak.

​"Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara," tulis Raffi seperti dikutip dari akun Instagram miliknya, Jumat (30/10/2026).

​Suami Nagita Slavina ini juga merespons isu mengenai kehadiran sosok pemuda yang belakangan terbukti bukan mahasiswa.

Raffi menegaskan dirinya sama sekali tidak mengambil bagian dalam teknis pelaksanaan maupun pemilihan jajaran tamu.

​"Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir," lanjut Raffi.

​Tak hanya soal keterlibatan acara, Sultan Andara ini juga menepis kabar miring yang menyebut dirinya mengatur penempatan promosi salah satu merek air mineral kemasan di area kegiatan.

​"Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya," kata Raffi.

Baca Juga: Nama Raffi Ahmad Dicatut dalam Kasus Blueray Cargo, Saksi Cabut Keterangan Soal iPhone dari AS

​Di akhir peryataannya, Raffi menyampaikan rasa hormatnya terhadap dinamika dan keberanian para pemuda yang menyuarakan aspirasi pada momen peringatan bersejarah tersebut.

​"Saya menghormati teman-teman yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Menyampaikan pendapat adalah hak, dan suara mahasiswa itu penting," kata Raffi.

​Ia pun menyambut baik beragam masukan publik, sembari mengingatkan agar publik tetap berlandaskan pada kebenaran. Raffi mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan, tetapi berdasarkan pada fakta, bukan tuduhan atau fitnah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.