Akurat Logo

Program Bedah Rumah 2026 Dikebut, Realisasi di Sejumlah Daerah Masih Rendah

Esha Tri Wahyuni | 31 Oktober 2026, 11:00 WIB
Program Bedah Rumah 2026 Dikebut, Realisasi di Sejumlah Daerah Masih Rendah
Kementerian PKP cari solusi rendahnya realisasi bedah rumah di sejumlah daerah

AKURAT.CO Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meminta pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan Program Bedah Rumah 2026.

Permintaan ini disampaikan setelah evaluasi menunjukkan progres penyelesaian rumah di sejumlah daerah masih berbeda-beda, bahkan ada yang baru menyelesaikan puluhan unit dari ribuan rumah yang dialokasikan.

Menteri PKP, Maruarar Sirait menekankan, pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengejar target program tersebut. 

Baca Juga: Program Bedah Rumah Baru 14,93 Persen, Maruarar Ungkap Kendala di Daerah

Terlebih, pemerintah hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mempercepat penyelesaian berbagai program perumahan hingga akhir tahun.

Dalam rapat koordinasi bersama 10 kepala daerah secara daring di Mandiri PKP Jakarta, Maruarar meminta pemerintah daerah mengoptimalkan program yang telah dialokasikan serta memperkuat komunikasi dengan balai pelaksana di masing-masing wilayah.

"Ini adalah niat baik Bapak Presiden Prabowo dalam membantu rakyat mendapatkan rumah yang layak. Program-program ini sangat bagus, jadi silakan dimanfaatkan secara optimal oleh daerah. Kami membutuhkan mitra di lapangan yang mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara cepat," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam rapat tersebut, Kabupaten Tangerang memperoleh alokasi Program Bedah Rumah sebanyak 4.013 unit. Namun, rumah yang telah selesai diperbaiki baru mencapai 555 unit.

Kondisi serupa juga terlihat di Kalimantan Utara. Dari total alokasi 3.091 unit, penyelesaian tercatat sebanyak 293 unit. Sementara itu, Kabupaten Lampung Selatan memperoleh alokasi 2.628 unit dengan 161 unit telah selesai.

Progres yang lebih rendah tercatat di Kabupaten Kubu Raya. Dari alokasi sebanyak 2.444 unit, baru 31 unit yang berhasil diselesaikan. Adapun Kabupaten Jombang memiliki alokasi 1.348 unit dengan realisasi penyelesaian sebanyak 74 unit.

Di sisi lain, Kabupaten Jayapura mencatat 214 unit selesai dari alokasi 805 unit. Kota Surakarta menyelesaikan 191 unit dari total 691 unit yang dialokasikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.