Cerita Rieke Diah Pitaloka Hadapi Anak Remaja: Histeris Anak Hilang Sinyal di Gunung hingga Dibuat Patah Hati

AKURAT.CO Pemeran sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, membagikan pengalamannya dalam mendidik ketiga putranya yang kini mulai beranjak remaja.
Ibu dari Sagara Kawani Hadiasyah serta si kembar Jalu Manon Badrika Adiansah dan Jalu Manon Wisesa Adiansyah ini tak menampik rasa khawatirnya kian membesar seiring bertambahnya usia sang buah hati.
Sifat protektif dan kecemasan itu kerap memicu kepanikan tersendiri. Terutama ketika salah satu anaknya yang menggemari kegiatan luar ruangan tidak memberikan kabar saat tengah mendaki gunung.
"Pasti, pasti banget. Mana yang kembar itu sukanya yang satu suka boxing, yang satu sukanya trail run. Ya, awal-awal itu sampai aku nangis-nangis histeris karena setengah satu nggak bisa dikontak dan aku tahu dia lagi ke gunung mana gitu di Bogor ya. Gunung Salak apa, gimana enggak panik gitu?" kata Rieke Diah Pitaloka di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Kepanikan tersebut sempat membuat Rieke menghubungi banyak pihak demi memastikan keselamatan sang anak. Namun, setelah tersambung, alasannya ternyata sangat sederhana.
"Aku teleponin semuanya, aku agak emosi gitu. 'Di mana?' Takut ya, takut anak hilang atau gimana. Terus setelah itu dia jawab, aku telepon balik, 'kamu kok enggak dijawab ibu di-WA, telepon? Ya namanya di gunung mana ada sinyal gitu, ambu,'" ungkapnya.
Baca Juga: Kapasitas Lapas Didominasi Kasus Narkoba, Rieke Diah Pitaloka Beri Lima Rekomendasi
Tidak hanya dibuat dilanda kepanikan, Rieke juga sempat merasa "patah hati" saat anak-anak kembarnya mulai meminta ruang untuk belajar lebih mandiri.
Momen emosional itu terjadi ketika buah hatinya bersiap memasuki jenjang kelas enam sekolah dasar.
"Terus kata mereka berdua gini, suatu hari nih mereka berdua kira-kira mau naik kelas enam gitu, mendatangi saya dan mereka bilang, 'ambu, kayaknya kami tuh sudah gede sekarang. Jadi tolong ambu sebagai orang tua belajar mandiri, tidur sendiri'," kenangnya.
Teguran berbalut nasihat dari sang anak itu pun begitu membekas di benaknya.
"Sampai dinasihatin anak, ya ampun. Iya, dan itu benar-benar patah hati banget ya. Jadi proses ini hampir tiga tahun dan kenapa kemudian aku akhirnya memutuskan menerima, salah satu pertimbangan personal menerima film ini ketika membaca naskah adalah relate banget sih. Dan mungkin ini suatu kondisi yang dialami bukan hanya sama aku, tapi bagi banyak perempuan lain," tuturnya.
Meskipun membebaskan anak-anaknya menentukan arah masa depan tanpa memaksakan jejak karier di dunia seni peran, Rieke tetap memberikan batasan tegas serta nilai-nilai kehidupan dasar yang wajib dipegang teguh.
"Enggak, aku ikutin. Anak silakan memilih jalan hidupnya, profesinya apapun. Yang penting saya selalu bilang, 'ambu cuma pesan terserah kalian mau ngapain. Yang penting pertama no drugs and alcohol, no free sex, dan kemudian jangan mengambil hak orang, jangan menyusahkan hidup orang lain.' Sudah itu saja," jelasnya.
Bagi Rieke, mendidik anak adalah proses belajar dua arah, di mana orang tua tidak boleh merasa selalu paling benar.
"Sisanya silakan kalian punya, kan kadang gini loh, orang tua tuh enggak, enggak selalu benar. Satu-satunya kebenaran orang tua yang nggak bisa disandingkan dengan anak, orang tua tuh lahir duluan. Tapi sisanya kadang kita harus belajar sama anak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR
- 10Demokrat Usulkan Dapil Nasional di RUU Pemilu






