Ratu Sofya Polisikan Produser Film Dosa, Geram Dituduh Somasi Ibu Kandung

AKURAT.CO, Aktris muda Ratu Sofya akhirnya merasa kesabarannya telah habis.
Imbas rumor miring yang menyebut dirinya melayangkan somasi kepada ibu kandungnya sendiri, Intan Masthura Ahmad, Ratu resmi mengambil langkah hukum dengan mempolisikan produser film Dosa: Penebusan atau Pengampunan.
Didampingi tim kuasa hukumnya, Ratu melaporkan Reza Aditya selaku produser dan Putri Masyita selaku co-produser film tersebut ke Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Ratu Sofya Ungkap Penolakan Orang Tua atas Hubungannya dengan Cornelio Sunny
Keduanya dilaporkan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.
Langkah tegas ini terpaksa diambil bintang film berbakat tersebut lantaran pihak terlapor dinilai tidak menunjukkan itikad baik setelah menyudutkan namanya di ranah publik.
“Kami sudah berusaha untuk melakukan mediasi dengan keduanya namun tidak mendapatkan respons positif dari mereka. Alasan itu yang membuat saya membuat LP hari ini,” tutur Ratu Sofya di Polda Metro Jaya, Sabtu (6/6/2026).
Kuasa hukum Ratu Sofya, Zion Natongam Tambunan, menjelaskan bahwa pihak pelapor telah mengantongi bukti-bukti kuat untuk menjerat kedua petinggi produksi film tersebut.
Reza Aditya dan Putri Masyita disangkakan dengan Pasal 433 juncto 441 terkait pencemaran nama baik dan fitnah.
“Laporannya tentang pencemaran nama baik yang didukung dengan alat-alat bukti yang bagus dan sudah kami serahkan juga kepada tim penyidik,” ujar Zion Natongam menambahkan.
Zion juga sangat menyayangkan sikap arogan pihak produser yang melempar pernyataan blunder ke publik tanpa didasari fakta hukum yang jelas.
Menurutnya, tuduhan bahwa Ratu melakukan tindakan melawan hukum terhadap orang tuanya sendiri adalah hal yang sangat keterlaluan.
Meluruskan segala simpang siur yang terjadi, Ratu Sofya menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat mangkir dari kewajibannya sebagai aktris.
Baca Juga: Ratu Sofya Tegaskan Pemotretan dengan Cornelio Sunny: Kerja!
Fokus utamanya saat ini hanyalah menuntut hak profesionalitasnya serta pemulihan nama baik.
“Saya tidak pernah bilang kalau saya tidak mau promo film. Saya hanya minta hak saya yang belum dibayarkan dan permintaan maaf. Itu saja,” pungkas Ratu tegas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







