Ogah Repost Dukungan di Medsos, Aurelie Moeremans Utamakan Keamanan Orang Terdekat

AKURAT.CO Aktris Aurelie Moeremans mengungkap alasan emosional di balik keputusannya untuk berhenti mengunggah ulang pesan dukungan dari sahabat maupun rekan sesama artis di media sosial atas rilisnya buku Broken Strings tentang pengalaman pribadinya sebagai korban grooming.
Keputusan tersebut diambil bukan karena kurangnya rasa terima kasih, melainkan demi melindungi orang-orang terdekat dari ancaman yang tidak diinginkan.
Penjelasan itu disampaikan Aurelie melalui pesan yang dia bagikan di grup Broken Strings Circle. Dia menuturkan bahwa pengalaman tidak menyenangkan yang dialami presenter Hesti Purwadinata dan sang suami, Edo Borne, menjadi titik awal keputusannya tersebut.
Baca Juga: Jalani Pernikahan Hampir 10 Tahun, 7 Potret Romantis Edo Borne dan Hesti Purwadinata
Aurelie mengungkapkan, setelah dirinya me-repost unggahan dukungan dari Hesti Purwadinata, pasangan tersebut justru menerima berbagai teror dari pihak tak dikenal.
Ancaman itu dikirimkan melalui beragam saluran, mulai dari Direct Message (DM) hingga pesan WhatsApp.
“Tentu tidak digubris. Tapi tetap saja, itu ganggu. Dan aku tidak enak,” tulis Aurelie, dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu (111/2026).
Dia menegaskan bahwa dirinya siap menerima risiko apapun jika ancaman tersebut ditujukan langsung kepadanya. Namun, perasaannya berubah ketika orang-orang yang memberikan dukungan justru ikut terseret dan merasa terancam.
“Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat,” tambahnya.
Dalam unggahan yang sama, Aurelie juga membagikan tangkapan layar berisi pesan ancaman yang diterima Edo Borne. Pesan tersebut berisi desakan agar Edo memberikan respons dalam batas waktu tertentu, disertai ancaman jalur hukum.
“Gw tunggu feedbacknya yah bro... gw lewat elu krn gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti... gw tunggu 1x24 jam yah bro... jadi gw tau musti menempuh jalur hukum apabila diperlukan,” bunyi pesan tersebut.
Baca Juga: Sempat Alami Kecelakaan, Aurelie Moeremans Ternyata Cedera Otak
Menanggapi isi pesan itu, Aurelie menyindir singkat dengan menuliskan, “HEHE kasih 1x24 jam..” disertai emoji hantu.
Dengan tidak lagi melakukan repost dukungan, Aurelie berharap pihak-pihak yang menyebarkan teror tidak mengetahui siapa saja yang berada di pihaknya.
Menurutnya, langkah ini murni dilakukan demi menjaga privasi dan keamanan orang-orang terdekat dari gangguan yang tidak jelas.
Di akhir pesannya, Aurelie memastikan bahwa doa serta dukungan dari para sahabat dan pengikutnya tetap dia rasakan, meski tidak lagi ditampilkan ke publik.
“Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat,” tutupnya dengan emotikon hati putih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






