Kebutuhan Solar Naik 15 Persen, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM di Sulsel

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM ke sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap kenaikan permintaan, khususnya terhadap distribusi BBM bersubsidi, di sejumlah wilayah.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan, peningkatan antrean di sejumlah SPBU terjadi seiring kenaikan permintaan yang cukup signifikan, terutama pada distribusi BBM subsidi, yang kemudian diperkuat oleh perubahan pola konsumsi dan pembelian masyarakat secara bersamaan.
Baca Juga: Energi Surya Bikin Desa Kian Berdikari, Pertamina Perkuat Pemberdayaan Warga Cilacap
“Untuk merespons peningkatan permintaan tersebut, kami meningkatkan penyaluran, mengoptimalkan operasional SPBU, serta memperkuat distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuh,” kata Kitty, Sabtu (12/9/2026).
Peningkatan kebutuhan BBM subsidi juga tercermin dari kebutuhan Solar JBT yang meningkat sekitar 10–15% pada periode Juni hingga Agustus 2026.
Pertamina Patra Niaga terus mengantisipasi peningkatan kebutuhan tersebut melalui penyesuaian penyaluran dan penguatan distribusi sesuai kondisi di masing-masing wilayah.
Selain meningkatkan penyaluran, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan operasional mobil tangki selama 24 jam untuk mempercepat pengiriman dan pengisian stok BBM di SPBU, serta melakukan rekonfigurasi kapasitas pelayanan melalui penambahan nozzle Pertalite di sejumlah SPBU.
Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam di Makassar. Penguatan operasional ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Kebut Transisi Energi, Pertamina Bangun 100 Green Energy Station per Tahun
Pertamina Patra Niaga juga melakukan pemantauan secara intensif terhadap stok, penyaluran, dan kondisi operasional SPBU. Penyesuaian distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan BBM tersedia di titik-titik yang membutuhkan.
“Kami terus melakukan monitoring dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan. Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar pelayanan dapat berjalan lancar dan merata,” ujar Kitty.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








