PHKT Tambah Produksi Minyak 1.865 Barel per Hari dari Lapangan Sejadi

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) berhasil mencatatkan tambahan produksi hampir 1.900 barel minyak per hari (BOPD) dari dua sumur pengembangan di Lapangan Sejadi yang berada di perairan Kalimantan Timur.
Tambahan produksi yang dicatat pada 12 Juni 2026 tersebut memberikan tambahan pasokan minyak guna mendukung ketersediaan energi dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Dua sumur pengembangan yang berhasil diselesaikan adalah Sumur Sejadi SJ-6 dan Sumur Sejadi SJ-4RD1. Sumur Sejadi SJ-6 merupakan New Drill Well dengan lintasan pengeboran S-type Directional dan total kedalaman mencapai 11.266 ftMD.
Baca Juga: Mau Beli Pertalite dan Biosolar? Pastikan Sudah Punya QR Code Subsidi Tepat Pertamina
Sementara itu, Sumur Sejadi SJ-4RD1 merupakan Re-Drill Well dengan lintasan pengeboran S-type Directional dan total kedalaman 9.112 ftMD.
General Manager Zona 10, Darmapala, mengatakan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pengelolaan aset dan pengembangan lapangan secara berkelanjutan untuk menjaga kinerja produksi perusahaan.
"Capaian ini semakin memperkuat keyakinan kami bahwa peluang pertumbuhan produksi masih terbuka melalui pengelolaan aset yang tepat dan pengembangan lapangan yang berkelanjutan,” kata Darmapala, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan pengembangan Lapangan Sejadi menunjukkan bahwa lapangan-lapangan migas yang telah lama berproduksi masih memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui strategi yang terukur dan selektif.
Berdasarkan hasil well testing, Sumur Sejadi SJ-6 mencatatkan produksi bersih sebesar 942 BOPD. Sementara itu, Sumur Sejadi SJ-4RD1 mencatatkan produksi bersih sebesar 923 BOPD dan gas sebesar 0,853 MMSCFD. Secara total, kedua sumur tersebut memberikan tambahan produksi minyak sebesar 1.865 BOPD.
Pencapaian ini merupakan bagian dari langkah strategis PHKT dalam mengoptimalkan potensi Lapangan Sejadi yang memiliki karakteristik bawah permukaan yang cukup kompleks melalui studi komprehensif dengan konsep pengembangan infill dan step out.
Pengeboran pada platform Sejadi juga didukung oleh peningkatan fasilitas melalui program deck extension guna menunjang pengembangan lapangan secara lebih optimal.
Penambahan area platform melalui program deck extension memberikan ruang yang lebih memadai bagi pengembangan fasilitas dan kegiatan operasi, sehingga mendukung upaya peningkatan produksi Lapangan Sejadi secara berkelanjutan.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengembangan lanjutan lapangan eksisting masih memiliki potensi untuk memberikan nilai tambah melalui peningkatan produksi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Pertamina EP Papua Temukan Tambahan Produksi 623 Barel per Hari dari Sumur SLW-F2X
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah melalui SKK Migas, Pemerintah Daerah, serta para pemangku kepentingan terkait.
Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Hariyanto Syafrie mengapresiasi keberhasilan PHKT dalam merealisasikan tambahan produksi dari Lapangan Sejadi yang berkontribusi positif terhadap peningkatan produksi migas nasional.
"Tambahan produksi ini memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian target produksi minyak nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia," ujar Hariyanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









