Kemenperin Perkuat Industri Otomotif, TKDN Motor Listrik Jadi Fokus

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat struktur industri otomotif di Tanah Air.
Hal ini dilakukan sebagai strategi percepatan transformasi industri menuju ekosistem kendaraan listrik yang berdaya saing global, khususnya industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendalaman struktur industri otomotif nasional.
Baca Juga: Produksi Baja RI Naik 14 Persen, Kemenperin Soroti Tantangan Impor
“Termasuk melalui kebijakan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan penguatan ekosistem kendaraan listrik,” kata Agus dikutip dari laman Kemenperin, Senin (13/4/2026).
Agus menambahkan, pengembangan industri kendaraan roda dua dan tiga, khususnya kendaraan listrik, menjadi prioritas strategis karena memiliki multiplier effect besar terhadap investasi, penciptaan lapangan kerja, serta kemandirian industri nasional.
Pemerintah akan terus memperkuat kebijakan yang mempercepat peningkatan kandungan lokal dan transfer teknologi.
Industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga di Indonesia menunjukkan kinerja yang positif dengan jumlah pabrikan yang terus bertambah serta kapasitas produksi yang besar, baik untuk kendaraan konvensional maupun listrik.
Penjualan domestik yang stabil, pertumbuhan ekspor, serta meningkatnya adopsi kendaraan listrik menjadi indikator kuat bahwa sektor ini memiliki prospek cerah ke depan.
Baca Juga: Kemenperin Dorong Industri Truk, Logistik Nasional Tumbuh 8,78 Persen
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Setia Diarta, mengungkapkan populasi kendaraan listrik roda dua mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.
“Pemerintah akan terus mengawal pertumbuhan industri otomotif nasional agar berkembang sesuai dengan arah kebijakan, khususnya dalam peningkatan TKDN dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Langkah ini penting untuk memastikan industri dalam negeri semakin kompetitif, berdaya saing global, serta mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi perekonomian nasional,” ujarnya.
Hal tersebut sejalan dengan pelaksanaan kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang, yang menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pelaku industri.
Kunjungan ini tidak hanya meninjau kesiapan investasi dan kapasitas produksi, tetapi juga membahas arah pengembangan industri otomotif nasional, termasuk penguatan struktur industri dalam negeri, peningkatan investasi, serta implementasi TKDN dan SNI secara berkelanjutan.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, dalam kunjungannya menekankan pentingnya penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai fondasi utama dalam membangun industri otomotif nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kami menekankan pentingnya setiap investasi di sektor manufaktur tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang terukur dan bertahap,” tutur Saleh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









