Kemendag: 92 Persen Pasar Rakyat di Sumatera Terdampak Bencana Kembali Buka

AKURAT.CO Pemulihan sektor perdagangan di wilayah terdampak bencana di Sumatera menunjukkan percepatan signifikan.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyatakan 91,75% pasar rakyat yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh telah kembali beroperasi hingga pertengahan Februari 2026.
Dari total 194 pasar rakyat yang terdampak, sebanyak 178 pasar kini telah kembali melayani aktivitas perdagangan. Pemerintah mencatat, 95 pasar mengalami kerusakan ringan, 41 pasar rusak sedang, dan 58 pasar rusak berat.
Baca Juga: Kemendag Ajak HIPMI Export Center Buka Akses Pengusaha Lokal ke Pasar Global
“Pemulihan sarana perdagangan, khususnya pasar rakyat, terus menunjukkan hasil nyata. Pasar rakyat adalah kunci pemulihan ekonomi lokal. Kami memastikan reaktivasi pasar berjalan cepat, terukur, dan menyeluruh,” ujar Budi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (19/2/2026).
Secara agregat, bencana tersebut berdampak terhadap 18.065 pedagang yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pasar tradisional. Mayoritas pasar yang masih dalam tahap pemulihan berada di wilayah Aceh.
Tak hanya pasar rakyat, sektor ritel modern juga berangsur pulih. Berdasarkan pendataan bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, terdapat 383 gerai swalayan terdampak, dengan 368 gerai atau sekitar 96% telah kembali beroperasi normal. Seluruh gerai ditargetkan pulih sepenuhnya pada akhir Februari 2026.
Dalam proses percepatan pemulihan, Kementerian Perdagangan melakukan pendataan melalui sistem Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, aksi bersih pasar lintas kementerian dan pemerintah daerah, hingga penyaluran 100 unit tenda darurat bagi pedagang terdampak.
Baca Juga: Kemendag: HR Kakao Februari Naik, Dipicu Bursa dan Permintaan Global
Selain itu, Kemendag juga mengusulkan anggaran revitalisasi pasar kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia guna mempercepat perbaikan pasar rusak berat.
Dari sisi stabilitas harga, Budi memastikan kondisi relatif terkendali. Di Sumatera Utara, harga barang kebutuhan pokok tercatat stabil dan berada di bawah rata-rata nasional. Produk minyak goreng Minyakita dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Sementara di Sumatera Barat, harga bahan pokok secara umum juga stabil, meski terdapat potensi kenaikan pada komoditas cabai, daging ayam, dan daging sapi seiring peningkatan permintaan menjelang Ramadan.
“Untuk menjaga stabilitas distribusi dan ketersediaan barang kebutuhan pokok, Kemendag turut memperkuat koordinasi dengan ID FOOD dan Perum Bulog. Langkah ini untuk memastikan pasokan barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana tetap terjaga,” tegas Budi.
Pemulihan hampir 92% pasar rakyat ini menjadi indikator penting bahwa aktivitas ekonomi akar rumput di wilayah terdampak mulai bergerak kembali. Dengan distribusi logistik yang terjaga dan harga tetap stabil, pemerintah berharap daya beli masyarakat tidak mengalami tekanan lanjutan menjelang momentum Ramadan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








