Pengguna LRT Jabodebek Tembus 28,8 Juta pada 2025, Naik 36,86 Persen

AKURAT.CO Layanan LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan signifikan jumlah pengguna, dengan total 28.816.787 pengguna sepanjang 2025.
Adapun, angka ini meningkat dibandingkan 21.055.870 pengguna pada 2024. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar 7.760.917 pengguna atau tumbuh 36,86% secara tahunan (year-on-year).
Peningkatan tersebut tercermin konsisten di hampir seluruh bulan sepanjang 2025. Rata-rata jumlah harian mencapai 78.950 pengguna per hari, meningkat dari 57.530 pengguna per hari pada 2024.
Tren ini menunjukkan semakin kuatnya pemanfaatan LRT Jabodebek sebagai moda mobilitas rutin masyarakat, baik pada hari kerja maupun akhir pekan dan hari libur.
Secara bulanan, pertumbuhan pengguna terlihat sejak awal tahun. Pada Januari 2025, jumlah pengguna mencapai 2.146.859 juta, meningkat signifikan dibandingkan Januari 2024 sebesar 1.200.399 juta pengguna.
Baca Juga: Pakai Teknologi Digital, Waskita Targetkan Proyek LRT Jakarta Fase 1B Rampung Agustus 2026
Tren tersebut berlanjut hingga semester kedua 2025, dengan volume tertinggi terjadi pada Oktober 2025 sebesar 2.779.904 juta pengguna, dan tetap terjaga hingga akhir tahun.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan peran LRT Jabodebek yang semakin relevan dalam mendukung sistem transportasi publik perkotaan di kawasan Jabodebek.
“Layanan berbasis rel yang terjadwal dan terintegrasi menjadi pilihan mobilitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung efektivitas pergerakan di wilayah perkotaan,” kata Radhitya dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Saat ini, LRT Jabodebek melayani perjalanan melalui 18 stasiun, yang membentang dari Stasiun Dukuh Atas menuju Harjamukti dan Jati Mulya.
Jaringan ini terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain seperti KRL Commuter Line, Kereta Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, TransJakarta, serta layanan transportasi perkotaan lainnya, dan terhubung dengan kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, serta pusat aktivitas masyarakat.
Dengan adanya pertumbuhan volume pengguna LRT Jabodebek ini, KAI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan LRT Jabodebek untuk mendukung mobilitasnya terutama pada hari kerja, dan juga disaat hari libur.
“Kepercayaan masyarakat menjadi fokus utama KAI dalam melayani pengguna LRT Jabodebek, dan terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan efisiensi perjalanan dalam mendukung mobilisasi masyarakat di kawasan Jabodebek,” tutur Radhitya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








