Pasokan Energi Terjaga, Angkutan Batu Bara KAI Tumbuh 4 Persen

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan batu bara Januari–Agustus 2025 mencapai 37.472.881 ton. Adapun, angka ini meningkat sebesar 4% dibanding periode yang sama tahun 2024 sebesar 36.061.218 ton.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa angkutan batu bara merupakan salah satu lini penting KAI dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“KAI berkomitmen menjaga pasokan energi tetap stabil dengan memastikan distribusi batu bara ke berbagai PLTU berjalan lancar. Kereta api hadir mengalirkan energi yang memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Anne melansir laman KAI, Sabtu (13/9/2025).
Baca Juga: KAI Catat 17 Juta Transaksi Tiket via Access by KAI Sepanjang Januari–Agustus 2025
Sebagian besar batu bara yang diangkut KAI digunakan sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), yang berperan menjaga ketersediaan listrik nasional.
Dengan peningkatan volume angkutan yang konsisten, KAI ikut memastikan keandalan pasokan listrik bagi sekitar 158,6 juta penduduk di Jawa dan Bali.
“Setiap ton batu bara yang diangkut membawa manfaat nyata seperti cahaya lampu belajar bagi anak-anak di malam hari, tenaga bagi UMKM untuk terus berproduksi, hingga aliran listrik di rumah sakit yang menjaga nyawa,” tutup Anne.
Dengan penguatan infrastruktur dan operasi yang berkelanjutan, KAI menegaskan perannya sebagai tulang punggung logistik energi nasional.
Baca Juga: KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi
Kereta api yang membawa batu bara adalah aliran daya yang memastikan listrik tetap menyala di setiap sudut Jawa dan Bali. Dari ruang kelas hingga pabrik, dari rumah tangga hingga rumah sakit.
Di setiap perjalanan batu bara, tersimpan komitmen KAI untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap berjalan dan menyalakan harapan akan masa depan yang jauh lebih terang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








